Beredar sebuah rekaman yang diduga suara Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Joneri Sihite menghina organisasi Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI). Permasalahan itu berakhir damai setelah bertemu dengan pengurus GAMKI Sumut.
Dalam rekaman suara yang didengar, Jumat (13/2/2026), JS sedang berbincang dengan seseorang. Dalam rekaman itu, dia menilai GAMKI kecil jika dibandingkan dengan Golkar.
"Kalau mereka itu anggota GAMKI, ya itu GAMKI kecilnya cuma segini itu sama Golkar itu, kelompok saya HMI," kata JS dalam rekaman itu.
Merespons hal itu, Swangro menyayangkan adanya dugaan penghinaan GAMKI yang dilakukan oleh JS. Apalagi JS merupakan pimpinan DPRD.
"Menyayangkan lah yang disampaikannya begitu, dia kan berorganisasi juga, organisasinya Golkar lah kita bilang, ketua lagi, dia Wakil Ketua DPRD, artinya dia perwakilan rakyat, sebenarnya dia yang begitu-begitu ngapain dia menghina organisasi kita katakanlah GAMKI," kata Swangro Lumbanbatu saat dihubungi.
Pihaknya belum mengetahui latar belakang munculnya narasi JS itu. Namun Swangro menilai jika tidak sepantasnya JS bicara seperti itu.
"Dia menyampaikan itu apa sebabnya? Apakah ada salah kita? Kalaupun ada salah kita ngapain dia ngomong begitu, apalagi dia dipandang masyarakat salah satu yang bisa membantu masyarakat," ujarnya.
Sebagai Wakil Ketua DPRD, JS harusnya lebih fokus untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. GAMKI sendiri disebut telah menyalurkan bantuan ke Tapteng.
"Seharusnya dia fokus aja, apalagi Tapteng kan saat ini bencana, butuh bantuan, apalagi kita GAMKI sudah antar bantuan, seharusnya dia sebagai Wakil Ketua DPRD kasih solusi aja ke masyarakat Tapteng apalagi baru-baru ini banjir lagi," sebutnya.
Swangro mengaku kecewa atas pernyataan JS. Swangro menilai jika alumni HMI tidak mungkin bicara seperti itu, sehingga perlu untuk memverifikasi pengakuan JS merupakan kelompok HMI.
Simak Video "Video: Polisi Amankan CCTV TKP Dugaan Masinton Aniaya Waket DPRD Tapteng "
(mjy/mjy)