Sahur merupakan salah satu aktivitas penting dan sangat dianjurkan bagi umat Islam sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadan. Selain untuk mempersiapkan energi fisik seharian penuh, sahur juga menyimpan keberkahan yang luar biasa. Rasulullah SAW bersabda,
"Sahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur terdapat barakah." (HR. Bukhari dan Muslim).
Namun, pertanyaan yang sering muncul di tengah masyarakat adalah, kapan sebenarnya batas waktu sahur? Apakah saat imsak tiba kita sudah harus berhenti makan dan minum?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mari simak penjelasan lengkap berdasarkan syariat, pandangan ulama, dan anjuran pemerintah berikut ini.
Waktu Sahur yang Dianjurkan: Sunnah Mengakhirkan Sahur
Melansir laman Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), waktu sahur yang paling utama dan sangat dianjurkan adalah di akhir malam atau mendekati terbitnya fajar (waktu subuh).
Mengakhirkan sahur bukan sekadar kebiasaan, melainkan sunah yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik RA, disebutkan:
بَكِّرُوْا بِالإفْطَارِ، وَأَخِّرُوْا السَّحُوْرَ
Bakkiru bil ifthar, wa akhhiru as-suhur.
Artinya: "Segerakanlah berbuka dan akhirkanlah sahur."
Memahami Waktu Imsak, Benarkah Batas Akhir Sahur?
Banyak umat Islam di Indonesia yang mengira bahwa waktu imsak adalah batas haram untuk makan dan minum. Faktanya, menurut penjelasan Kementerian Agama (Kemenag) RI imsak bukanlah batas akhir waktu sahur.
Waktu imsak yang biasanya ditetapkan sekitar 10 menit sebelum azan Subuh hanyalah sebuah "lampu kuning" atau pengingat. Tujuannya sebagai bentuk kehati-hatian agar umat Islam bisa bersiap-siap menghentikan aktivitas makan, membersihkan mulut, dan bersiap menunaikan salat Subuh.
Tradisi jeda waktu ini merujuk pada hadis riwayat Imam Bukhari dari Anas bin Malik RA, yang menceritakan bahwa jarak antara selesainya makan sahur Nabi Muhammad SAW dan Zaid bin Tsabit dengan waktu salat adalah sekitar waktu seseorang membaca 50 ayat Al-Qur'an (diperkirakan sekitar 10 menit).
Batas Waktu Sahur yang Sebenarnya Sesuai Syariat
Secara syariat, batas akhir sahur yang sebenarnya adalah saat terbitnya fajar shadiq, yang ditandai dengan berkumandangnya azan Subuh. Selama azan Subuh belum berkumandang, detikers masih diperbolehkan untuk menyelesaikan sahur.
Hal ini ditegaskan oleh firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 187:
وَكُلُوْا وَاشْرَبُوْا حَتّٰى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْاَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْاَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِۖ ثُمَّ اَتِمُّوا الصِّيَامَ اِلَى الَّيْلِۚ
Artinya: "Dan makan dan minumlah kalian hingga nampak bagi kalian benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian, sempurnakanlah puasa hingga malam..." (QS. Al-Baqarah: 187).
Hikmah dan Manfaat Mengakhirkan Sahur
Melansir dari laman NU Online, anjuran untuk makan sahur mendekati waktu azan Subuh menyimpan berbagai hikmah yang sangat bermanfaat, antara lain:
1. Menjaga Ketahanan Fisik Selama Berpuasa
Makan mendekati waktu imsak atau subuh membuat jarak waktu menahan lapar menjadi lebih pendek. Hal ini membantu tubuh menyimpan energi lebih lama, sehingga Anda tidak mudah lemas saat beraktivitas di siang hari.
2. Mempermudah Pelaksanaan Salat Subuh di Awal Waktu
Jeda yang singkat antara selesainya sahur dan azan Subuh membuat Anda bisa langsung bersiap mengambil wudu dan menunaikan salat Subuh tanpa harus menunggu terlalu lama.
3. Mencegah Risiko Terlewat Salat Subuh
Sahur yang dilakukan terlalu awal di pertengahan malam sering kali membuat seseorang memutuskan untuk tidur kembali. Hal ini sangat berisiko membuat Anda kebablasan tidur dan tertinggal waktu salat Subuh.
Bacaan Niat Sahur Puasa Ramadan
Jangan lupa untuk selalu memantapkan niat di dalam hati sebelum fajar menyingsing. Berikut adalah lafal bacaan niat puasa Ramadan yang bisa kamu baca saat sahur:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i fardhi syahri Ramadana hadzihis sanati lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadan tahun ini, karena Allah ta'ala."
Dengan memahami batas waktu sahur dan makna imsak yang sebenarnya, semoga ibadah puasa kita di bulan suci Ramadan ini dapat berjalan lebih lancar, khusyuk, dan penuh keberkahan.
Simak Video "Video: Ini Bacaan Niat Puasa Selama 1 Bulan Penuh Ramadan"
[Gambas:Video 20detik]
(mjy/mjy)











































