Momen berbuka puasa adalah waktu yang paling dinanti setelah seharian penuh menahan lapar, dahaga, dan hawa nafsu. Saat matahari tenggelam dan azan Magrib berkumandang, umat Islam dianjurkan untuk menyegerakan berbuka.
Selain menyegerakan, berdoa merupakan salah satu etika yang sangat dianjurkan saat berbuka. Namun, seringkali muncul pertanyaan di tengah Masyarakat, manakah lafal doa yang paling tepat?
Melansir dari laman NU Online dan laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), terdapat beberapa versi doa yang diriwayatkan dari Rasulullah SAW dan para sahabat. Berikut adalah kumpulan doa buka puasa Ramadan sesuai sunah yang bisa detikers amalkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Doa Buka Puasa Sesuai Sunnah Rasulullah SAW
1. Doa Buka Puasa yang Umum (Allahumma Laka Shumtu)
Ini adalah doa yang paling populer dan dihafal oleh mayoritas umat Islam di Indonesia. Doa ini umumnya dibaca ketika berbuka dengan makanan dan minuman.
Ψ§ΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩ ΩΩΩΩ Ψ΅ΩΩ ΩΨͺΩ ΩΩΨ¨ΩΩΩ Ψ’Ω ΩΩΩΨͺΩ ΩΩΨΉΩΩΩΩ Ψ±ΩΨ²ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ·ΩΨ±ΩΨͺΩ Ψ¨ΩΨ±ΩΨΩΩ ΩΨͺΩΩΩ ΩΩΨ§ Ψ§ΩΨ±ΩΨΩΩ Ω Ψ§ΩΨ±ΩΩΨΩΩ ΩΩΩΩΩ
Latin: Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang." (HR Bukhari dan Muslim).
Baca juga: 50+ Ucapan Selamat Ramadan Penuh Makna |
2. Doa Buka Puasa Sesuai Sunah Apabila Hanya Berbuka dengan Air
Berdasarkan penjelasan dalam Kitab Fath al-Mu'in yang dihimpun NU Online, terdapat doa khusus yang sangat dianjurkan, terutama jika kamu berbuka hanya dengan air atau untuk melepaskan dahaga. Doa ini diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar:
Ψ°ΩΩΩΨ¨Ω Ψ§ΩΨΈΩΩΩ ΩΨ£Ω ΩΩΨ§Ψ¨ΩΨͺΩΩΩΩΨͺΩ Ψ§ΩΩΨΉΩΨ±ΩΩΩΩΨ ΩΩΨ«ΩΨ¨ΩΨͺΩ Ψ§ΩΨ£ΩΨ¬ΩΨ±Ω Ψ₯ΩΩΩ Ψ΄ΩΨ§Ψ‘Ω Ψ§ΩΩΩΩ
Latin: Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah.
Artinya: "Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah." (HR. Abu Daud).
Ragam Doa Buka Puasa Menurut Imam An-Nawawi
Imam An-Nawawi dalam kitabnya yang masyhur, Al-Adzkar, menampilkan opsi doa lain yang juga memiliki landasan riwayat. Kamu tidak perlu risau memilih mana yang paling sahih, karena selama doa tersebut mengandung makna kebaikan, semuanya baik untuk diamalkan.
Versi Riwayat Mu'adz bin Zahrah (HR. Abu Daud)
Doa ini lebih singkat dan padat:
Ψ§ΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩ ΩΩΩΩ Ψ΅ΩΩ ΩΨͺΩΨ ΩΩΨΉΩΩΩΩ Ψ±ΩΨ²ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ·ΩΨ±ΩΨͺΩ
Latin: Allahumma laka shumtu wa 'alaa rizqika afthartu.
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka."
Versi Riwayat Ibnu Sunni (Dari Mu'adz bin Zahrah)
Doa ini menekankan rasa syukur atas pertolongan Allah sehingga kuat berpuasa:
Ψ§ΩΨΩΩ ΩΨ―Ω ΩΩΩΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΨ°Ω Ψ£ΨΉΨ§ΩΩΩΩΩ ΩΩΨ΅ΩΩ ΩΨͺΩΨ ΩΩΨ±ΩΨ²ΩΩΩΩΩΩ ΩΨ£ΩΩΨ·ΩΨ±ΩΨͺΩ
Latin: Alhamdulillahilladzi a'aananii fashamtu, wa razaqanii faafthartu.
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang menolongku maka aku dapat berpuasa, dan yang telah memberiku rezeki sehingga aku dapat berbuka."
Versi Riwayat Ibnu Sunni (Dari Ibnu Abbas)
Doa ini berisi permohonan agar puasa kita diterima:
Ψ§ΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩ ΩΩΩΩ Ψ΅ΩΩ ΩΩΨ§Ψ ΩΩΨΉΩΩ Ψ±ΩΨ²ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ·ΩΨ±ΩΩΨ§Ψ ΩΩΨͺΩΩΩΨ¨ΩΩΩΩ Ω ΩΩΩΩΨ§ Ψ₯ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΨͺΩ Ψ§ΩΨ³ΩΩΩ ΩΩΨΉΩ Ψ§ΩΨΉΩΩΩΩΩ Ω
Latin: Allahumma shumnaa, wa 'alaa rizqika aftharnaa, fataqabbal Minna innaka antas samii'ul 'aliim.
Artinya: "Ya Allah, karena Kamu kami berpuasa, dan dengan rizki-Mu kami berbuka, maka terimalah (puasa) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui."
Versi Riwayat Ibnu Majah (Dari Ibnu Umar)
Doa ini berisi permohonan ampunan yang luas:
Ψ§ΩΩΩΩΩ ΩΩ Ψ₯ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΨ³ΩΨ£ΩΩΩΩΩ Ψ¨ΩΨ±ΩΨΩΩ ΩΨͺΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΨͺΩΩ ΩΩΨ³ΩΨΉΩΨͺΩ ΩΩΩΩΩ Ψ΄ΩΩΩΨ‘Ω Ψ£ΩΩΩ ΨͺΩΨΊΩΩΩΨ±Ω ΩΩΩ
Latin: Allahumma inni asaluka birahmatikallatii wasi'at kulla syaiin antaghfira lii.
Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku."
Keutamaan Berdoa Saat Berbuka
Mengapa kita dianjurkan berdoa saat berbuka? Karena momen tersebut adalah waktu mustajab di mana doa seorang hamba berpeluang besar dikabulkan. Hal ini ditegaskan dalam hadis riwayat Tirmidzi:
Ψ«ΩΩΩΨ§Ψ«ΩΨ©Ω ΩΩΨ§ ΨͺΩΨ±ΩΨ―ΩΩ Ψ―ΩΨΉΩΩΩΨͺΩΩΩΩ Ω: Ψ§ΩΩΨ₯ΩΩ ΩΨ§Ω Ω Ψ§ΩΩΨΉΩΨ§Ψ―ΩΩΩ ΩΩΨ§ΩΨ΅ΩΩΨ§Ψ¦ΩΩ Ω ΨΩΩΩΩ ΩΩΩΩΨ·ΩΨ±Ω ΩΩΨ―ΩΨΉΩΩΩΨ©Ω Ψ§ΩΩΩ ΩΨΈΩΩΩΩΩ Ω...
Artinya: "Tiga orang yang doanya tidak tertolak: seorang pemimpin yang adil, seorang yang berpuasa saat berbuka, dan doa orang yang terzalimi..." (HR. Tirmidzi no. 2449).
Jadi, jangan lewatkan kesempatan emas ini. Pilihlah salah satu doa di atas dan panjatkanlah harapan terbaik detikers saat membatalkan puasa. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan!
Simak Video "Video: Makna di Balik Sunnah Makan Menggunakan Tiga Jari ala Rasulullah"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)











































