Ini Waktu Baca Niat Puasa Ramadan, Jangan Sampai Salah!

Laila Syakira - detikSumut
Rabu, 18 Feb 2026 04:59 WIB
Foto: Ilustrasi. (Wayhomestudio/Freepik)
Medan -

Ramadan sudah di depan mata. Di tengah persiapan sahur dan buka puasa, masih banyak yang bingung soal satu hal penting, kapan sebenarnya niat puasa dibaca? Apakah harus setiap malam, atau cukup sekali di awal bulan? Berikut penjelasan lengkapnya berdasarkan pendapat para ulama.

Dikutip dari laman Majelis Ulama Indonesia (MUI Digital), dalam puasa wajib seperti puasa Ramadan, qadha, dan nazar, seseorang harus berniat pada malam hari sebelum terbit fajar. Ketentuan ini juga dijelaskan dalam berbagai kitab fikih bahwa niat puasa wajib harus sudah terpasang sejak malam hari atau sebelum waktu subuh tiba.

Dalam istilah fikih, hal ini disebut tabyit an-niyyah, yakni menetapkan niat sejak malam hari.

Dalam buku Seri Fiqih Kehidupan (5): Puasa, dijelaskan bahwa niat adalah berketetapan (al-'azm) di dalam hati untuk mengerjakan puasa sebagai bentuk pelaksanaan perintah Allah SWT dan taqarrub (pendekatan diri) kepada-Nya. Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW:

"Sesungguhnya semua amal itu tergantung niatnya." (HR. Bukhari dan Muslim).

Selain itu, terdapat hadits yang secara khusus menegaskan kewajiban berniat sebelum fajar:

Dari Hafshah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda,

"Barang siapa yang tidak berniat sebelum fajar, maka tidak ada puasa untuknya." (HR. Tirmidzy, An-Nasa'i, Ibnu Majah dan Ahmad).

Berdasarkan hadis tersebut, jumhur ulama sepakat bahwa puasa wajib tidak sah apabila niat belum dilakukan sebelum terbit fajar.

Namun, para ulama berbeda pendapat mengenai apakah niat puasa Ramadan harus dilakukan setiap malam atau cukup sekali di awal bulan.



Simak Video "Video: Ini Bacaan Niat Puasa Selama 1 Bulan Penuh Ramadan"


(mjy/mjy)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork