Aktivitas ziarah makam mulai meningkat menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kondisi ini juga terlihat di Taman Makam Pahlawan Medan, yang mulai ramai didatangi peziarah.
Tak hanya peziarah, suasana jelang Ramadan juga dimanfaatkan sejumlah warga untuk mencari rezeki. Selain penjual bunga tabur dan air untuk ziarah, tukang cat keliling makam turut bermunculan di kawasan pemakaman tersebut.
Salah seorang tukang cat keliling, Arif, mengatakan dirinya menawarkan jasa mengecat makam kepada peziarah yang ingin merapikan makam sebelum memasuki bulan puasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya di sini ngecat kuburan kalau ada orang ziarah yang nyuruh buat ngecat," ujar Arif saat ditemui di lokasi, Senin.
Arif menjelaskan, tidak ada patokan harga dalam jasa yang ia tawarkan. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada keikhlasan peziarah yang menggunakan jasanya.
"Gak ada patokan harga, biasanya saya minta seikhlasnya saja," katanya.
Menurut Arif, jasa mengecat makam bersifat musiman dan hampir selalu ramai menjelang Ramadhan. Momentum Ramadhan 1447 Hijriah dimanfaatkan banyak warga untuk membersihkan dan memperindah makam sebagai bagian dari tradisi ziarah.
"Biasanya jelang Ramadan pasti banyak yang jadi tukang cat kuburan seperti ini," ucapnya.
Selain tukang cat keliling, sejumlah pedagang bunga tabur dan air ziarah juga tampak berjejer di sekitar area pemakaman. Para pedagang mengaku penjualan mereka meningkat seiring bertambahnya jumlah peziarah yang datang menjelang Ramadhan.
Peningkatan aktivitas ziarah ini menjadi pemandangan rutin setiap tahun. Bagi masyarakat, ziarah jelang Ramadhan dimaknai sebagai bentuk doa dan penghormatan, sementara bagi sebagian warga lainnya, momentum ini menjadi sumber penghasilan tambahan menjelang bulan suci.
(afb/afb)











































