Trik Afni Bangkitkan PAD Lewat PT BSP, Keliling Temui Dasco-Menteri ESDM

Riau

Trik Afni Bangkitkan PAD Lewat PT BSP, Keliling Temui Dasco-Menteri ESDM

Raja Adil Siregar - detikSumut
Jumat, 13 Feb 2026 12:29 WIB
Pertemuan Bupati Afni dengan beberapa pejabat pusat. (Dok Pemkab Siak)
Foto: Pertemuan Bupati Afni dengan beberapa pejabat pusat. (Dok Pemkab Siak)
Siak -

Bupati Siak Afni Zulkifli terus berkeliling menemui sejumlah pejabat di pusat. Tujuan pertama, bagaimana dapat menaikkan pendapatan asli daerah (PAD) hingga membangkitkan lagi PT Bumi Siak Pusako.

"Alhamdulillah dalam sehari kemarin diberi kemudahan oleh Allah Taala bisa bertemu dengan banyak petinggi kementerian dan lembaga. Ada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Bapak Saan Mustofa," kata Bupati Afni kepada detikSumut, Jumat (13/2/2026).

Dalam pertemuan itu, Afni mengaku banyak menerima arahan dan dukungan berkaitan penyelarasan pemerintah pusat dan daerah. Terutama di tengah tantangan membangun Siak yang kini dipimpinnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tentu jadi sangat bersemangat atas banyaknya nasehat dan solusi yang ditawarkan untuk kemaslahatan rakyat," kata Afni.

Berikutnya, Bupati perempuan pertama di Siak itu juga diterima Gubernur Lemhanas Ace Hasan Syadzily. Diskusi kali ini banyak terkait terobosan dunia pendidikan hingga pendidikan kebangsaan.

ADVERTISEMENT

Momentum lain adalah saat diskusi dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto dan Dirjen Migas Laode Sulaiman. Diskusi berfokus kepada tahapan-tahapan terukur membenahi BUMD PT Bumi Siak Pusako (BSP).

Menurut Afni, ada tiga agenda besar yang perlu dikawal bersama. Pertama adalah terlaksananya kewajiban Komitmen Kerja Pasti (KKP) BSP kepada Negara.

Bukan tanpa alasan, sebab ada 7 sumur lagi yang dijanjikan untuk dieksplorasi sejak izin diberikan pada BUMD Siak ini. Tetapi belum dikerjakan, ditambah program kerja survey seismik, program EOR dan study GGR.

"Ini sifatnya wajib dijalankan dan membutuhkan nilai investasi mencapai 130 juta USD. Kami optimis, InsyaAllah terlaksana dengan mengikuti arahan langsung Kementerian ESDM dan SKK Migas," kata Afni.

Selanjutnya terkait pipa salur minyak. Lewat BUMD PT BSP Afni tidak berencana sebatas memperbaiki terus menerus, tetapi bercita-cita membuat lompatan dan sejarah besar mengganti pipa secara permanen di seluruh jalur yang menghantarkan minyak menjadi lifting.

"Ini akan sangat jauh lebih murah dan efektif. Sehingga menekan cost produksi dan berdampak kelak pada naiknya Pendapatan Asli Daerah (PAD)," kata Afni optimis.

"Inilah warisan yang kelak ditinggalkan bagi anak cucu Siak ke depan, setelah selama ini pipa BSP hanya mengandalkan warisan lama. Akibatnya beberapa tahun lalu terjadi congeal dan minyak terpaksa menggunakan trucking yang sangat mahal dan berdampak pada deviden pemilik saham dan PAD Siak hingga saat ini. Karena itu kita harus berani mengambil keputusan besar mengganti dan Alhamdulillah mendapat dukungan penuh dari pusat," kata Afni lagi.

Sedangkan agenda ketiga di PT BSP, yakni terlaksananya Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) untuk memilih Direksi tetap. Sehingga nantinya dipastikan terlaksana secara profesional, transparan, dan dapat dipercaya.

"Kami meminta unsur pengujinya berasal dari kalangan independen, termasuk dari Kementerian ESDM, SKK Migas, para pakar, Akademisi, dan profesional lainnya," kata Afni.

Pelabuhan Ambruk Turut Jadi Prioritas Peningkatan PAD

Selanjutnya pertemuan ditutup dengan pembahasan penting bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandy, didampingi Dirjen Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud. Ada beberapa hasil pertemuan yang dinilai penting bagi Kabupaten Siak.

Pertama pihak Kemenhub menyayangkan pengelolaan pelabuhan selama beberapa tahun lalu oleh BUMD PT Samudera Siak (SS). Bahkan dinilai kurang amanah hingga berujung ambruknya fisik pelabuhan di KITB.

"Saya menegaskan bahwa Direksi lama telah dipecat secara tidak hormat, dan kami memiliki komitmen kuat membenahi pelabuhan di KITB saat nanti diberi kesempatan kedua. Alhamdulillah Bapak Menteri Perhubungan mendukung penuh bila BUMD Siak kembali menjadi Badan Usaha Pelabuhan (BUP) di KITB, namun disarankan tidak lagi menggunakan badan hukum PT Samudera Siak, mengingat banyak hal yang masih harus dipertanggungjawabkan secara hukum. Kami sepakat dan InsyaAllah kami siap membuka lembaran baru sesuai dengan arahan-arahan pihak Kementerian," ucap Afni.

Afni juga melaporkan ambruknya pelabuhan KITB dan berhentinya beroperasi kapal-kapal membuat ratusan warga setempat kehilangan pekerjaan. Di situlah Afni juga bersyukur karena permohonan diterima untuk mendapatkan ijin Ship-to-Ship (STS) transfer sementara agar aktivitas pelabuhan tetap berjalan meski di tengah keterbatasan.

"Terkahir kami juga memohon adanya jembatan timbang mencegah ODOL (Over Dimension Over Loading), demi menjaga kualitas Jembatan Siak Tengku Agung Sultanah Latifah dan mobil angkutan untuk anak-anak disabilitas berangkat sekolah. Alhamdulillah semua mendapat tanggapan positif, akan ditindaklanjuti secara administratif dan teknis," kata Afni.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Pertimbangan Prabowo Hadiri Sidang Paripurna DPR Besok"
[Gambas:Video 20detik]
(ras/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads