69 Murid yang Diduga Keracunan MBG di Dairi Masih Dirawat di Rumah Sakit

69 Murid yang Diduga Keracunan MBG di Dairi Masih Dirawat di Rumah Sakit

Nizar Aldi - detikSumut
Kamis, 12 Feb 2026 19:40 WIB
Ilustrasi Keracunan MBG
Ilustrasi keracunan MBG. (Foto: Edi Wahyono).
Dairi -

Ratusan murid dari SMK HKBP Sidikalang dan SMK Erina Sidikalang di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara (Sumut), diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan bergizi gratis (MBG). Masih ada 69 murid yang dirawat di rumah sakit di hari ketiga pascakejadian.

"Masih ada siswa yang dirawat di dua rumah sakit di Sidikalang," kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumut Wilayah IV Salman saat dihubungi, Kamis (12/2/2026).

Murid SMK HKBP yang masih dirawat di rumah sakit sebanyak 30 orang. Data itu dilaporkan per pukul 17.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berdasarkan laporan dari sekolah SMK HKBP sidikalang pada pukul 17.00 WIB rincian yang dirawat RSUD 19 orang dan RS Serenapita 11 orang lagi," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Sementara murid SMK Arina sebanyak 39 orang. Data itu dilaporkan per pukul 18.00 WIB.

"Sedangkan SMK Arina, pada pukul 18.00 WIb, di RSUD masih ada 32 dan Serenapita 7 orang lagi," sebutnya.

Total murid yang keracunan sendiri mencapai 295 murid. Dengan rincian SMK HKBP sebanyak 186 orang dan SMK Arina 109 orang.

"HKBP 186 orang, Arina 109 orang," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, ratusan murid SMK Swasta HKBP Sidikalang mengalami keracunan usai menyantap makan bergizi gratis (MBG). Terbaru puluhan murid SMK Swasta Arina Sidikalang juga mengalami keracunan usai menyantap MBG.

"Ini informasi terbarunya ada juga sekolah lain yang juga kena, SMK Arina dengan dapur yang sama," kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumut Wilayah IV Salman saat dihubungi, Rabu (11/2).

MBG yang disantap murid kedua SMK itu disebut sama yakni SPPG Sidikalang 3. Murid SMK Swasta Arina Sidikalang menyantap MBG kemarin.

"Berhenti operasi kan hari ini, SMK Arina ini masih menyantap makanan yang didistribusikan hari Selasa," ujarnya

Salman mengungkapkan jika saat ini sudah ada 36 murid yang masuk rumah sakit. Kemungkinan jumlah korban terus bertambah.

"Ini laporan terakhir sudah 36 masuk hari ini dan itu kemungkinan masih terus bertambah," jelasnya.

Menu yang disantap murid SMK Swasta Arina Sidikalang adalah ikan. Namun disebut diduga mulai basi hingga memunculkan aroma.

"SMK Arini itu ikan, nasi mulai basi dan memunculkan aroma," tuturnya.

Kepala Badan Gini Nasional (BGN) Regional Sumatera Utara (Sumut) Agung Kurniawan mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan Labkesda Sumut. SPGG sendiri sudah dihentikan operasionalnya mulai hari ini.

"SPPG nya itu sementara sudah ditutup per besok, hari ini keluar suratnya," sebut Agung Kurniawan, Selasa (11/2).

Agung menjelaskan jika mereka masih menunggu hasil pemeriksaan lab. Sehingga pihaknya hingga saat ini belum dapat memastikan apakah keracunan karena MBG.




(niz/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads