Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menargetkan 12 ruas jalan bebas kabel udara pada tahun 2026. Adapun 12 ruas jalan tersebut yakni Jalan Dr Mansyur, Jalan Zainul Arifin, Jalan Ir Juanda, Jalan Imam Bonjol, Jalan Bhayangkara, Jalan Gaperta, Jalan Karya Wisata, Jalan Metereologi, JalanGM Panggabean, Jalan Kejaksaan, Jalan Candi Borobudur, dan Jalan Candi Mendut.
"Hingga saat ini, pengerjaan di Jalan Dr Mansyur telah rampung sepenuhnya. Sementara itu, di Jalan Juanda progres pembongkaran telah mencapai sekitar 30 persen dan ditargetkan selesai pada bulan ini," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Alam Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Medan, Gibson Panjaitan, Selasa (10/2/2026).
Untuk penataan di Jalan Zainul Arifin, Gibson mengatakan baru dimulai pada pekan ini, mencakup pembongkaran tiang dan pemutusan kabel udara. Sementara di Jalan Imam Bonjol, pekerjaan penggalian serta penyambungan jaringan kabel bawah tanah masih berlangsung.
"Pada beberapa ruas tersebut, sebagian jaringan utilitas sudah mulai tersambung ke sistem bawah tanah. Untuk meningkatkan efisiensi, Pemko Medan mengintegrasikan penataan kabel dengan proyek penataan trotoar melalui skema joint program," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gibson menyebut, terdapat enam ruas jalan yang pengerjaan trotoarnya dilakukan bersamaan dengan penurunan jaringan utilitas ke bawah tanah.
"Langkah ini diambil agar proses penggalian tidak dilakukan berulang kali dan hasil penataan menjadi lebih rapi," ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkot Medan optimistis seluruh penataan pada 12 ruas jalan tersebut dapat diselesaikan pada tahun ini. Tantangan utama berada pada lokasi pengerjaan yang mayoritas berada di kawasan pusat kota.
"Karena berada di pusat kota, koordinasi dengan penyelenggara utilitas yang tergabung dalam Apjatel terus kami perketat agar galian lebih rapi, cepat, dan tidak meresahkan masyarakat," pungkasnya.
Diketahui, proyek relokasi kabel udara menjadi kabel tanam di 12 ruas jalan di Kota Medan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025. Namun hingga kini, proyek tersebut masih belum rampung di beberapa titik.
Pantauan detikSumut di lokasi, pengerjaan relokasi kabel masih berlangsung di Jalan Bhayangkara, Jalan Zainul Arifin, Jalan Juanda dan Jalan Imam Bonjol.
Beberapa titik tersebut tampak masih terdapat pekerja yang menggali lubang. Sementara beberapa lainnya masih terbengkalai.
Terkait hal ini, Wali Kota Medan Rico Waas mengaku pengerjaan masih akan dilanjutkan di tahun 2026.
"Masih dalam pengerjaan juga, kemungkinan seperti itu (kita lanjutkan ke tahun 2026)," ujar Rico saat diwawancarai, Senin (19/1/2026).
Menurutnya, proyek relokasi kabel ini harus dilakukan bersamaan dengan penataan jalan dan trotoar.
"Karena kita kan sama seperti saya sampaikan kemarin akan ada perbaikan jalan, trotoar, jadi sekali jalan juga. Jangan nanti dua kali kerja, udah kita lakukan misalnya trotoarnya, ternyata kabelnya juga masih di udara, sedangkan begitu sudah kita lakukan penataan trotoar kita minta juga dari kabel di udara diturunkan ke bawah, dibongkar lagi. Jadi harus sekali jalan," jelasnya.
Simak Video "Video Tarif Baru Parkir di Medan: Motor Rp 2 Ribu, Mobil 4 Ribu"
[Gambas:Video 20detik]
(mjy/mjy)











































