Tiga warga Padukuhan Barak 1 dan Barak 2, Margoluwih, Seyegan, Sleman, tersambar petir saat berteduh di gubuk area persawahan, Senin (9/2) pukul 12.30 WIB. Peristiwa tersebut membuat dua orang meninggal dunia.
"Info sementara ada dua orang meninggal dunia tersambar petir di sawah," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Bambang Kuntoro kepada wartawan, Senin (9/2/2026), melansir detikJogja.
Kedua korban meninggal itu nenek inisial W (63) warga Padukuhan Barak 1 dan S (64) warga Padukuhan Barak 2. Sementara korban selamat yakni nenek inisial S (74) warga Barak 2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang menuturkan, peristiwa sambaran petir itu bermula terjadi hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Sleman siang tadi. Ketiganya saat itu berada di sawah untuk menanam padi dan berteduh saat hujan mulai turun.
Nahas, gubuk di sekitar area sawah yang mereka pakai untuk berteduh tersambar petir. Akibatnya, W dan S meninggal dunia.
"Jadi 3 orang nanam padi di sawah, saat hujan istirahat di gubuk kecil lalu tersambar petir," ujarnya.
Petugas gabungan yang menerima informasi tersebut lalu mengevakuasi kedua korban meninggal. Sementara satu orang lagi selamat tanpa mengalami luka.
"Korban meninggal dievakuasi ke RS At Taurot, Seyegan," ujarnya.
Bambang menambahkan, berdasarkan data sementara, dampak hujan angin kencang di Sleman juga terjadi di Kapanewon Depok. Dilaporkan terdapat pohon tumbang menimpa atap tempat parkir dan masih dalam proses penanganan petugas.
Selanjutnya, di Kapanewon Mlati tercatat terdapat dua titik pohon tumbang yang kemudian menutup akses jalan.
"Untuk saat ini petugas gabungan telah melakukan asesmen dan penaganan darurat," pungkasnya.
(dhm/dhm)











































