HUT Ke-18, Gerindra Sumut Gelar Upacara hingga Bersih-bersih Sungai

HUT Ke-18, Gerindra Sumut Gelar Upacara hingga Bersih-bersih Sungai

Nizar Aldi - detikSumut
Jumat, 06 Feb 2026 11:51 WIB
HUT Ke-18, Gerindra Sumut Gelar Upacara hingga Bersih-bersih Sungai
Sekretaris Gerindra Sumut Sugiat Santoso saat menjadi pembina upacara dalam rangka HUT Gerindra ke-18 di Kantor DPD Gerindra Sumut. (Foto: Nizar Aldi/detikSumut).
Medan -

DPD Gerindra Sumut melaksanakan upacara dalam rangka HUT Partai Gerindra ke-18. Selain itu, Gerindra Sumut juga menggelar cek kesehatan gratis di Kantor DPD dan bersih-bersih sungai.

Upacara tersebut dilaksanakan di Kantor DPD Gerindra Sumut di Jalan Sudirman, Kota Medan. Sekretaris Gerindra Sumut Sugiat Santoso bertindak sebagai pembina upacara.

"Ada banyak kekalahan-kekalahan yang kita lalui, karena kita dididik oleh Bapak Prabowo Subianto pantang menyerah, berkali-kali hancur, berkali-kali jatuh, berkali-kali juga kita bangkit. Akhirnya pada Pemilu dan Pilpres 2024 Partai Gerindra mewujudkan cita-cita luhurnya memenangkan Haji Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia," kata Sugiat Santoso, Jumat (6/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sugiat menjelaskan jika ada tanggung jawab besar setelah Prabowo Subianto terpilih sebagai presiden. Kader Gerindra disebut memiliki kewajiban untuk memenangkan rakyat Indonesia di semua bidang kehidupan.

ADVERTISEMENT

"Ada tanggung jawab besar yang harus kita emban pasca Pemilu 2024 setelah memenangkan Bapak Prabowo Subianto sebagai presiden, kita punya kewajiban untuk memenangkan rakyat Indonesia, memenangkan rakyat Indonesia di bidang ekonomi, memenangkan rakyat Indonesia di bidang hukum, memenangkan rakyat Indonesia di bidang budaya, memenangkan rakyat Indonesia di seluruh bidang kehidupan," jelasnya.

Tema HUT Gerindra ke-18 sendiri adalah 'Kompak, Bergerak, Berdampak'. Sugiat menilai tema itu menjadi cerminan setiap langkah kader Gerindra.

"Kompak itu bersatu, bergotong-royong, tidak boleh ada yang tertinggal, tidak boleh ada yang tercerai berai, tidak boleh ada yang tercecer. Oleh karena itu wujud kita kompak harus selalu menguatkan satu sama lain, yang menang pada pemilihan legislatif harus menguatkan yang lain lainnya, yang menang di Pilkada harus menguatkan yang lainnya, DPD, DPC, PAC, ranting harus saling menguatkan, menguatkan langkah-langkah konkret di kehidupan nyata kita," ucapnya.

Wakil Ketua Komisi XIII ini menyebutkan makna bergerak adalah kader Gerindra harus melihat kondisi masyarakat langsung. Sedangkan makna dari berdampak sendiri adalah kehadiran kader Gerindra harus berdampak bagi masyarakat langsung, sebab kata Prabowo kekuasaan itu adalah alat untuk memenangkan rakyat.

"Yang ketiga berdampak, ketika ada di suatu daerah di satu lingkungan di satu kampung di satu desa ada Gerindra, maka tidak boleh ada rakyat yang menjerit sendirian karena ketidakadilan ekonomi maupun ketidakadilan hukum, seperti yang disampaikan Bapak Presiden Prabowo Subianto kekuasaan itu bukanlah tujuan, kekuasaan itu adalah alat, alat untuk memenangkan rakyat," tuturnya

Setelah selesai rangkaian upacara, kegiatan berikutnya adalah pemotongan tumpeng dalam rangka HUT Gerindra ke-18. Sejumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah dari Gerindra mengikuti kegiatan ini, termasuk anggota DPRD Sumut.

Rangkaian HUT Gerindra ke-18 di Sumut sendiri sudah dimulai sejak 1 Februari 2026 yakni bakti sosial 10.000 paket sembako. Hari ini upacara bendera, sunatan massal, cek kesehatan gratis, donor darah, termasuk bersih-bersih sungai.

"Juga bersih-bersih sungai, itu melaksanakan perintah Pak Prabowo ketika Rakornas pemerintah pusat dan pemerintah daerah kemarin, bagaimana kita sudah harus membudayakan lingkungan yang bersih dengan membudayakan gotong royong," tutupnya.




(niz/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads