Seekor gajah berusia sekitar 30 tahun ditemukan mati di daerah Pelalawan, Riau. Mirisnya kepala dan gading gajah juga hilang alias dipotong.
Kapolres Pelalawan AKBP John Luois mengatakan gajah ditemukan mati pada 2 Februari lalu. Lokasinya di sekitar konsesi perusahaan HTI Distrik Ukui.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gajah ditemukan mati dengan bagian kepala sudah terpotong dan dalam posisi duduk," kata John, Kamis (5/2/2026).
Polisi kini masih mengusut penyebab gajah jantan tersebut mati. Sejumlah saksi, bukti-bukti di lokasi juga telah diamankan polisi.
"Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian gajah ini olah TKP dan pengambilan keterangan terhadap saksi-saksi," kata John.
Bahkan tim Bidlabfor Polda Riau dipimpin Iptu Imam Yusuf Hanura telah mengambil sampel tanah di sekitar lokasi gajah mati. Nantinya sampel akan diuji di laboratorium.
John memastikan akan memburu pelaku. Mengingat kondisi gajah ditemukan dalam kondisi diduga kuat dibunuh.
"Gajah ini liar, diduga (dibunuh) kami akan usut ini untuk mengungkap pelakunga," kata John.
Sementara saksi yang menemukan gajah mati, Winarno awalnya mencium bau bau busuk dari dalam hutan. Setelah saksi melihat, ternyata ada bangkai gajah.
"Saya tidak tahu apa yang terjadi, tapi saya langsung melaporkannya ke pihak keamanan," katanya.
(nkm/nkm)











































