152 Ribu Warga Aceh Nganggur, Pekerja Didominasi Lulusan SMA

Aceh

152 Ribu Warga Aceh Nganggur, Pekerja Didominasi Lulusan SMA

Agus Setyadi - detikSumut
Kamis, 05 Feb 2026 20:16 WIB
152 Ribu Warga Aceh Nganggur, Pekerja Didominasi Lulusan SMA
Foto: Getty Images/iStockphoto/byryo
Banda Aceh -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Aceh sebanyak 152 ribu orang atau sekitar 5,60 persen. Pekerja di Tanah Rencong didominasi lulusan SMA sementara pengangguran terbanyak tamatan perguruan tinggi.

Kepala BPS Aceh Agus Andria mengatakan, penduduk usia kerja di Aceh pada November 2025 sebanyak 4,17 juta orang. Sebagian besar penduduk usia kerja merupakan angkatan kerja yaitu 2,72 juta orang, dan yang termasuk bukan angkatan kerja sebanyak 1,45 juta orang.

"Komposisi angkatan kerja pada November 2025 terdiri atas 2,56 juta orang penduduk yang bekerja dan 152 ribu orang pengangguran. Apabila dibandingkan Agustus 2025, terjadi penambahan penyerapan tenaga kerja sekitar 3 ribu orang," kata Agus dalam konferensi pers di Kantor BPS Aceh, Kamis (5/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja dan menggambarkan kurang termanfaatkannya pasokan tenaga kerja. Berdasarkan TPT hasil Sakernas, lima sampai enam dari 100 orang di Aceh adalah pengangguran.

Agus menyebutkan, TPT mengalami penurunan 0,04 persen poin dibandingkan dengan Agustus 2025. TPT laki-laki pada November disebut sebesar 4,02 persen, lebih rendah dibandingkan TPT perempuan yang sebesar 8,33 persen.

ADVERTISEMENT

Apabila dilihat menurut daerah tempat tinggal, jelasnya, TPT perkotaan sebesar 8,12 persen lebih tinggi dibandingkan TPT perdesaan sebesar 3,85 persen. Selain TPT, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) pada November 2025 sebesar 65,13 persen atau turun 0,19 persen poin dibanding Agustus 2025.

TPAK adalah persentase banyaknya angkatan kerja terhadap penduduk usia kerja. TPAK disebut mengindikasikan besarnya persentase penduduk usia kerja yang aktif secara ekonomi di suatu negara atau wilayah.

Berdasarkan jenis kelamin, kata Agus, TPAK laki-laki sebesar 82,52 persen lebih tinggi dibanding perempuan yang sebesar 47,80 persen. Dibandingkan Agustus 2025, pada November 2025 TPAK laki-laki mengalami kenaikan dan TPAK perempuan mengalami penurunan.

"Berdasarkan hasil Sakernas November 2025, tiga lapangan usaha yang menyerap tenaga kerja paling banyak di Aceh adalah pertanian yaitu sebesar 38,75 persen, perdagangan sebesar 14,57 persen, dan administrasi pemerintahan sebesar 7,22 persen," ujarnya.

Secara pendidikan, pekerja di Aceh masih didominasi tamatan SMA sebesar 33,94 persen. Sementara penduduk bekerja tamatan sarjana (DIV/S1 ke atas) sebesar 15,26 persen.

"Selama periode Agustus sampai November, distribusi pengangguran menurut pendidikan tertinggi yang ditamatkan didominasi oleh tamatan diploma IV/S1/S2/S3. Pada November 2025, persentase pengangguran tamatan diploma IV/S1/S2/S3 sebesar 8,68 persen. Sementara itu, persentase pengangguran yang terendah adalah tamatan sekolah menengah pertama dan tamatan SD kebawah masing-masing sebesar 3,15 persen dan 2,59 persen," jelas Agus.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads