Alun-alun Kecamatan Tanjung Morawa di Jalan Sultan Serdang, Desa Buntu Bedimbar, telah rampung dan resmi digunakan. Peresmian dilakukan oleh Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo.
Alun-alun tersebut merupakan salah satu dari lima alun-alun kecamatan yang dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang sepanjang 2025. Empat alun-alun lainnya berlokasi di Kecamatan Percut Sei Tuan, Batang Kuis, Galang, dan Pancur Batu.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan pembangunan alun-alun tidak sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari upaya membangun pola peradaban baru di tengah masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan kalau sudah peradaban dibangun, justru ditutupi. Harapannya, alun-alun ini menciptakan pola baru, bukan hanya sekadar mengaktifkan uang rakyat, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya," tegas Asri dalam keterangan tertulis, Kamis (5/2/2026). Pernyataan tersebut disampaikan saat peresmian alun-alun yang digelar pada Rabu (4/1).
Alun-alun tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara aktif oleh masyarakat, mulai dari olahraga pagi dan sore, rekreasi keluarga, hingga kegiatan ekonomi kerakyatan yang tertib tanpa merusak fasilitas.
"Besok (Kamis) pagi atau sore, saya berharap sudah banyak masyarakat yang jalan-jalan di sini. Mau buat pasar malam, silakan. Mau keluarga-keluarga datang bawa tikar, duduk santai, silakan. Yang penting teratur dan tidak mengurangi nilai alun-alun ini," harapnya.
Ia juga mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi kreatif, seperti penjualan pop-up atau lapak mobile yang mudah dibongkar pasang. Menurutnya, alun-alun harus dapat menjadi ruang mencari nafkah bagi masyarakat tanpa mengabaikan fungsi estetika dan ruang hijau.
Terkait pemanfaatan selama Ramadan, ia mengingatkan agar kegiatan seperti pasar Ramadan tetap memperhatikan kondisi lingkungan, khususnya rumput dan taman.
"Kalau pasar Ramadan, risikonya rumput bisa rusak. Tapi kalau memang ada perputaran ekonomi dan bisa menutup biaya perawatan, silakan, dengan pengaturan lokasi yang tepat," sarannya.
Untuk area hiburan, seperti pertunjukan musik, akan ditempatkan di zona khusus. Selama Ramadan, penggunaan lagu-lagu bernuansa religi juga ditekankan agar tetap selaras dengan suasana ibadah.
Lebih lanjut disampaikan, pembangunan alun-alun merupakan bagian dari program pemerintah daerah yang telah dikampanyekan bersama Wakil Bupati sejak 2024, yakni menghadirkan ruang publik sebagai wadah interaksi sosial masyarakat.
"Sampai hari ini sudah terbangun lima alun-alun di lima kecamatan. Tahun ini mudah-mudahan bertambah tiga lagi. Ke depan, tidak menutup kemungkinan satu desa juga memiliki alun-alun, terutama di wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi," ungkapnya.
Sebanyak tiga alun-alun lainnya direncanakan akan dibangun tahun ini, masing-masing di Kecamatan Pagar Merbau, Sunggal, dan Hamparan Perak.
Untuk pengelolaannya, alun-alun tersebut akan diserahkan kepada pemerintah desa dengan pendanaan yang bersumber dari desa, termasuk dana pajak desa yang dikembalikan ke masing-masing desa.
"Pembangunan tidak akan berjalan tanpa partisipasi masyarakat. Desa yang pendapatan asli daerah (PAD)-nya baik tentu wajar mendapat prioritas. Dengan kekuatan desa, saya yakin pengelolaan alun-alun ke depan bisa berjalan dengan baik," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Asri turut menyampaikan hasil pertemuannya dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Sentul, Bogor. Pertemuan itu membahas visi besar pembangunan nasional, salah satunya melalui program Gerakan Indonesia Asri.
Program tersebut menekankan pentingnya lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah, termasuk penataan sampah, reklame, serta ketertiban wilayah. Selain itu, Presiden juga merencanakan pembangunan sekolah integrasi dengan luas sekitar 30 hektare di setiap wilayah sebagai bagian dari investasi pendidikan jangka panjang.
"Kami sudah meminta camat menyiapkan lahannya. Mudah-mudahan di Tanjung Morawa juga dapat dibangun sekolah integrasi sesuai amanah Bapak Presiden, demi mempercepat terwujudnya pendidikan yang lebih baik," pungkasnya.
(akd/akd)










































