Atlet angkat besi Nurul Akmal viral karena curhatanya setelah dilantik menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Ia mempertanyakan apakah dengan prestasinya selama ini tak membuatnya pantas menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
"Aku hanya bisa belajar menerima semuanya, apakah aku tidak pantas untuk mendapatkan nya (PNS)?, " tulis unggahan Nurul di akun sosial media instagram pribadinya, dilihat detikSumut pada Senin (2/2/2026).
Unggahan Nurul pun langsung menuai simpati warganet. Banyak yang menyayangkan, atlet dengan segudang prestasi internasional masih belum mendapatkan kepastian status sebagai PNS, meski telah lama mengabdi untuk bangsa lewat olahraga.
Lantas siapa sebenarnya Nurul Akmal, berikut ini detikSumut rangkum profil singkat atlet angkat besi asal Aceh Utara itu. Simak sampai akhir ya.
Profil Nurul Akmal
Nurul Akmal merupakan atlet angkat besi putri Indonesia asal Aceh Utara, lahir pada 12 Februari 1993. Atlet yang akrab disapa Amel ini memperkuat kelas +87 kilogram dan tergabung dalam klub Seuramoe Lifter Aceh di bawah arahan pelatih Dirdja Wihardja.
Awal Perjalanan Karier
Karier Nurul dimulai sejak 2010 melalui program PPLPD Aceh. Sejak itu, ia terus menanjak dan menjadi tulang punggung tim angkat besi putri Indonesia di kelas +87 kilogram. Ia bahkan dipercaya menjadi salah satu pembawa bendera Merah Putih pada upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020.
Kini, di tengah perjuangannya menjaga performa dan membela Indonesia di level dunia, Nurul Akmal justru masih harus bergulat dengan ketidakpastian masa depan sebagai atlet berprestasi yang berstatus PPPK paruh waktu.
Padahal, lifter yang akrab disapa Amel itu merupakan langganan podium Asia. Ia tercatat pernah finis lima besar Olimpiade Tokyo 2020, meraih perak SEA Games, hingga menembus delapan besar Olimpiade Paris 2024. Terbaru, Nurul juga membawa pulang perunggu Kejuaraan Asia 2025 di Tashkent serta finis kelima Kejuaraan Asia Bahrain 2024.
Simak Video "Video Rapat Bareng DPR, PGRI: Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Jauh dari Layak"
(astj/astj)