Prof Mirza Tabrani terpilih sebagai Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) untuk periode 2026-2031 setelah meraih suara terbanyak dalam pemilihan rektor (Pilrek). Prof Marwan yang merupakan petahana hanya meraih 1 suara.
Pilrek USK berlangsung di Balai Senat USK di Banda Aceh, Senin (2/2/2026). Dalam pemilihan, Prof Mirza meraih 13 suara dari total 19 suara sah. Sementara dua calon rektor lainnya Prof Agussabti meraih 5 suara dan Prof Marwan meraih 1 suara.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor (PPR) USK Prof Rusli Yusuf mengatakan, rektor terpilih akan dilantik paling lambat Minggu 8 Maret mendatang. Dia berterima kasih atas kerja sama serta dukungan semua pihak sehingga PPR USK dapat menjalankan tugasnya dengan profesional dan bermartabat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah setelah melalui proses yang panjang akhirnya hari ini USK berhasil mendapatkan pemimpin baru. Selamat kepada Rektor terpilih dan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga proses pemilihan ini berjalan baik dan lancar," kata Rusli.
Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) USK Safrizal ZA menilai pemilihan Rektor USK kali ini merupakan anugerah dan bekal penting bagi USK. Pemilihan itu juga dicatat sebagai tonggak sejarah baru.
"Karena untuk pertama kalinya sejak USK bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Badan Hukum (PTN BH), pemilihan rektor dilaksanakan melalui proses yang demokratis oleh MWA. Sebuah penanda bahwa institusi ini sedang melangkah ke fase baru, dengan kepemimpinan yang lahir dari mekanisme yang terbuka dan legitimasi bersama," jelas Safrizal.
"Harapannya rektor terpilih mampu membawa visi yang telah disampaikan menjadi kerja nyata, menguatkan reputasi, sekaligus semakin mengharumkan nama universitas di tingkat yang lebih luas," lanjutnya.
(agse/dhm)











































