Kementerian Sosial (Kemensos) RI menargetkan 33 Sekolah Rakyat (SR) dibangun di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyebut, SR ditargetkan dibangun di setiap kabupaten/kota yang ada di Indonesia.
Saat ini, di Sumut tengah dibangun lima Sekolah Rakyat di lima kabupaten/kota.
"Target Presiden adalah setiap 1 kabupaten/kota memiliki 1 sekolah rakyat. Sampai hari ini di Sumut sedang dibangun SR di Kabupaten Deliserdang, Kota Medan, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kota Padangsidimpuan," ujar Saifullah saat diwawancarai, Sabtu (31/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saifullah menyebut, nantinya ditargetkan setiap Sekolah Rakyat dapat menampung 1000 siswa. Saat ini, kata dia, masih digunakan gedung-gedung milik Kemensos dan Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) sebagai lokasi sekolah rakyat sementara.
"Kita harapkan nanti tentu di tingkat kabupaten/kota setidaknya ada 1 sekolah rakyat yang menampung 1000 siswa. Kita sekarang sudah membangun gedung permanen di beberapa titik. Kalau ini adalah gedung sementara yang menggunakan gedung kementrian sosial. Nanti juga ada yang kita menggunakan gedung kemenaker, pemerintah daerah. Itu semuanya sementara. Sekolah rintisan," jelasnya.
Saifullah mengatakan, saat ini ada 100 SR yang sedang dibangun di 100 kabupaten/kota. Menurutnya, pemerintah daerah diwajibkan mendukung program penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
Hal ini, kata dia, masuk ke dalam kinerja pemerintah daerah di yang ditetapkan oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Ada 300 siswa yang diterima setiap tahunnya dengan menggunakan gedung permanen sekolah rakyat yang hari-hari ini sedang dibangun. Nanti kita akan ajak pemda diskusi, karena ini menjadi ukuran kinerja pemerintah daerah oleh Kementrian dalam negeri," pungkasnya.
(mjy/mjy)











































