Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mengungkapkan jika ia pernah nyaris bersaing dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak di Pilkada. Bobby seloroh agar Dahnil tidak sering ke Sumut karena bisa bahaya baginya di 2029 nanti.
Hal itu disampaikan Bobby saat sambutan di acara Konsolidasi Penyelenggaraan Haji dan Pembukaan Diklat Terintegrasi PPIH Kloter, PHD, dan Pembimbing KBIHU di Asrama Haji Medan, Jumat (30/1/2026) malam. Bobby awalnya menyapa Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf.
Kemudian Bobby menyapa Dahnil Anzar yang disebut tokoh Sumut yang sekarang menjadi tokoh nasional. Setelah berseloroh itu, Bobby pun meminta agar yang hadir memberikan tepuk tangan ke Dahnil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang sama kita hormati, kita banggakan tokoh Sumatera Utara yang menjadi tokoh nasional, yang hari ini menjadi perwakilan Sumatera Utara yang berada di puncak pimpinan Republik Indonesia, Wakil Menteri Haji dan Umrah Bapak Haji Dahnil Anzar Simanjuntak. Tepuk tangannya mana?," kata Bobby Nasution saat sambutan.
Bobby menjelaskan jika Dahnil sangat aktif berkegiatan di Kementerian Haji dan Umrah, sehingga berharap betah di Jakarta. Sebab menurut Bobby, jika Dahnil sering ke Sumut bakal bahaya baginya karena bisa jadi maju di Pilkada 2029.
"Alhamdulillah Pak Menteri aktivitas beliau sudah menyeluruh bukan hanya di Sumatera Utara saja, beliau aktif sekali dan setiap kegiatan di Kementerian Haji semoga Pak Dahnil Anzar betah dan kerasan di Jakarta, karena kalau beliau sering-sering ke sini bahaya buat saya, takutnya maju di 2029 ini," ucapnya.
Suami Kahiyang Ayu ini kemudian mengungkapkan jika ia sempat nyaris bersaing dengan Dahnil Anzar. Bobby kemudian kembali berharap Dahnil tidak ada keinginan maju di Pilkada 2029.
"Karena kami hampir sempat, hampir bersaing Pak Menteri. Mudah-mudahan ini Pak Dahnil Anzar memang betah di Jakarta dan nggak ada keinginan untuk maju di 2029 nanti," tuturnya.
(niz/dhm)











































