SD Muhammadiyah 08 Medan yang ada di Jalan Santun No.19, Tegal Sari III, Medan mewajibkan seluruh muridnya tidur siang. Kebijakan ini sudah berjalan sejak 2015 lalu.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SD Muhammadiyah 08 Medan, Agusman, mengatakan ini diambil guna mengembalikan fokus siswa. Sebab, para murid baru pulang pukul 16.00 WIB.
"Ini sudah ada sejak 2015, dicetuskan oleh kepala sekolah saat itu. Karena mereka ini kan pulangnya setelah ashar, jadi butuh istirahat supaya kembali segar dan fokus mengikuti pelajaran," katanya di Medan Rabu (28/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Durasi tidur siang yakni satu jam di ruang kelas masing-masing siswa setelah makan dan salat zuhur. Siswa diperkenankan membawa bantal dari rumah.
"Mereka tidur di kelas masing-masing mulai pukul 1 sampai 2 siang. Ruangannya kan ber-AC, kemudian tidak boleh memakai sepatu di dalam, jadi bersih. Lalu kita pasang tikar," ujarnya.
Kata Agusman, ada beberapa sekolah yang datang untuk bertanya mengenai program ini.
"Ada sekolah-sekolah lain yang datang dan bertanya, barangkali ingin mengadaptasi program ini. Tapi saya nggak tahu jadi atau tidak," lanjutnya.
Fara, siswi kelas VI terpadu mengaku senang dengan program ini. Ia merasa kembali bersemangat mengikuti pelajaran setelah tidur siang.
"Enak, Kak. Nyenyak tidurnya. Jadi semangat dan fokus untuk pelajaran berikutnya," tutur Fara.
Artikel ini ditulis Siti Asyaroh, Peserta Program Maganghub Kemnaker di detikcom
(astj/astj)











































