Lari Berisiko untuk Penderita Obesitas, Dokter Sarankan Renang dan Jalan Cepat

Lari Berisiko untuk Penderita Obesitas, Dokter Sarankan Renang dan Jalan Cepat

Rindi - detikSumut
Kamis, 15 Jan 2026 11:00 WIB
ilustrasi obesitas
Foto: thinkstock
Medan -

Olahraga lari kerap dianggap ampuh menurunkan berat badan, sehingga tidak sedikit orang yang obesitas menjalani aktivitas tersebut. Ternyata olahraga lari tidak disarankan untuk penderita obesitas karena mengandung beberapa risiko.

dr Charles Apulta Meliala, M. Ked (Surg), Sp.OT-CF (Foot & Ankle) mulanya menyebut selain lari, olahraga yang melakukan aktivitas lompat tak dianjurkan untuk obesitas.

"Ya benar, olahraga yang mengandung unsur melompat tidak baik dan tidak disarankan bagi orang yang gemuk," katanya, Kamis (15/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Charles menjelaskan lari akan membebani sendi lututnya secara berlebihan. Sehingga ia tak menyarankan penderita obesitas menjalankan aktivitas fisik tersebut.

ADVERTISEMENT

"Tidak baik untuk kesehatan sendi lututnya karena akan membebani berlebihan, " ujarnya.

Untuk itu dr Charles lebih menyarankan olahraga jalan pelan. Selain itu dapat juga memilih olahraga renang untuk orang gemuk.

"Dapat dimulai dari dari jalan pelan hingga jalan cepat atau berenang merupakan solusi yang lebih baik, " tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh Rindi Antika peserta program Maganghub Kemnaker di detikcom



(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads