Gedung Algemeene Vereeniging van Rubberplanters ter Oostkust van Sumatera atau AVROS menjadi salah satu bangunan bersejarah yang merekam perjalanan panjang industri perkebunan di Sumatera Timur. Gedung yang berdiri sejak 1918 ini hingga kini masih difungsikan dan menjadi bagian penting dari sejarah perkembangan perkebunan di wilayah tersebut.
"Gedung BKS-PPS dibangun pada tahun 1918 dan pada masa itu dikenal sebagai gedung AVROS (Algemeene Vereeniging van Rubberplanters ter Oostkust van Sumatra), yakni asosiasi umum pengusaha perkebunan karet di Pantai Timur Sumatera yang didirikan pada tahun 1910, ketika karet menjadi komoditas unggulan di Sumatera Timur," tertulis dalam keterangan Museum Perkebunan Indonesia II.
Gedung AVROS dibangun sebagai kantor utama organisasi AVROS dan menjadi pusat kegiatan para pengusaha perkebunan karet. Bangunan ini dirancang oleh arsitek G.H. Mulder dengan gaya arsitektur rasionalisme yang berkembang pada awal abad ke-20.
"Gedung ini dirancang oleh arsitek G.H. Mulder dengan gaya arsitektur rasionalisme dan mulai difungsikan pada tahun 1919 sebagai kantor AVROS serta pusat kegiatan perkebunan," lanjut keterangan tersebut.
Simak Video "Video: Momen Penyerahan Sertifikat ICH UNESCO Kebaya-Reog ke ANRI"
(astj/astj)