Salat merupakan ibadah utama dalam Islam yang menjadi tolok ukur amal seorang muslim. Namun, dalam pelaksanaannya, tidak sedikit kesalahan yang kerap terjadi tanpa disadari, baik karena kebiasaan, kurangnya pemahaman.
Sering kali, hal-hal kecil seperti gerakan, bacaan, atau sikap saat salat dianggap sepele. Padahal, Rasulullah SAW mencontohkan tata cara salat yang sangat rinci agar ibadah ini dilakukan dengan benar. Oleh karena itu, penting bagi setiap muslim untuk mengenali dan memperbaiki kesalahan umum saat salat agar ibadah yang dikerjakan lebih sempurna dan bernilai di sisi Allah SWT.
Kesalahan yang Sering Terjadi saat Salat
Dikutip detikHikmah dari rangkuman dari buku Panduan Sholat Rosulullah 1 karya Imam Abu Wafa dan Kumpulan Tanya Jawab Seputar Shalat: Menjawab Tuntas Masalah Shalat dari A-Z karya 'Abd al-'Aziz ibn Nasir al-Musaynad, terdapat sejumlah kesalahan ringan yang kerap terjadi dalam pelaksanaan salat.
Meski terlihat sepele, kesalahan-kesalahan ini penting untuk diketahui dan diperbaiki agar salat dapat dilakukan sesuai tuntunan dan menjadi lebih sempurna.
1. Salah dalam Membaca Al-Fatihah
Al-Fatihah adalah rukun salat yang wajib dibaca dengan benar, tenang, dan tidak tergesa-gesa. Pembacaannya perlu memperhatikan tajwid serta makhraj huruf agar maknanya tidak berubah.
Namun dalam praktiknya, masih banyak orang yang membaca Al-Fatihah terlalu cepat. Akibatnya, bacaan menjadi kurang sempurna dan tidak sesuai dengan tuntunan salat yang benar.
2. Tidak Menjaga Pandangan
Masih banyak jemaah yang kurang menjaga arah pandangan saat melaksanakan salat. Tidak sedikit yang mengalihkan pandangan ke kanan dan kiri, melihat jam, atau memperhatikan kondisi di sekitarnya. Kebiasaan tersebut membuat fokus mudah terpecah. Akibatnya, kekhusyukan dalam salat pun menjadi terganggu.
Dalam sebuah riwayat hadis dijelaskan, "Hendaklah kamu menundukkan pandangan dalam salat. Janganlah kamu menoleh, karena berpaling dalam salat adalah suatu kecurangan yang dilakukan oleh setan terhadap hamba dalam salatnya." (HR Bukhari)
3. Tidak Meluruskan dan Merapatkan Shaf
Ketika salat berjamaah, shaf yang tidak lurus dan renggang sering menjadi kesalahan yang terabaikan oleh banyak jemaah. Padahal, Rasulullah SAW menekankan betapa pentingnya merapikan dan meluruskan barisan agar salat berjamaah berjalan dengan tertib dan sempurna.
Rasulullah SAW bersabda, "Luruskanlah shaf kalian, karena meluruskan shaf adalah bagian dari kesempurnaan salat." (HR Bukhari dan Muslim)
4. Terlambat Ikuti Gerakan Imam
Sebagian makmum masih menunda mengikuti gerakan imam saat salat berjamaah, misalnya rukuk setelah imam hampir bangkit atau sujud ketika imam sudah duduk. Kebiasaan ini termasuk kesalahan yang dapat mengurangi kesempurnaan salat berjamaah.
Sebenarnya, makmum seharusnya mengikuti gerakan imam tepat setelah imam mengucapkan takbir, tidak mendahului atau terlambat. Dengan mengikuti gerakan imam secara tepat, salat berjamaah dapat dilakukan dengan lebih tertib dan khusyuk.
5. Melakukan Gerakan Berlebihan
Gerakan yang tidak perlu, seperti menggaruk kepala, membenahi pakaian berkali-kali, atau memainkan tangan dan kaki, dapat mengganggu kekhusyukan salat. Menurut madzhab Syafi'i, jika dilakukan tiga gerakan berturut-turut tanpa keperluan, salat bisa batal.
6. Lupa atau Salah Niat
Meskipun niat seharusnya berada dalam hati, banyak orang masih bingung dan terganggu saat berniat, bahkan mencampuradukkan antara niat dan lafadz.
Beberapa orang sampai mengucapkan niat dengan keras, padahal syariat menekankan niat cukup dalam hati. Niat memiliki peran penting, karena setiap amal tergantung pada niat yang ada di dalam hati seseorang.
Simak Video "Video: Suasana Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal"
(astj/astj)