Setiap muslim melakukan mandi junub untuk membersihkan hadats besar. Mandi junub sendiri dikerjakan setelah berhubungan suami istri atau keluar air mani.
Mandi junub beda dengan mandi pada umumnya. Meski sama-sama membasuh air ke seluruh tubuh, ada sejumlah ketentuan yang perlu dipahami muslim.
Dilansir detikHikmah dari buku Fiqih oleh Udin Wahyudin, kewajiban mandi junub berlaku bagi laki-laki maupun perempuan. Dalil pelaksanaan mandi junub mengacu pada surah Al Maidah ayat 6,
...وَإِن كُنتُمْ جُنُبًا فَاطَهَّرُوا
Artinya: "Jika kamu junub maka mandilah..."
Perlu diketahui, ada beberapa hal yang membuat mandi junub seorang muslim tidak sah. Apa saja itu?
Dikutip detikHikmah dari Buku Tuntunan Supermudah & Lengkap Shalat Wajib & Sunnah sesuai Tuntunan Rasulullah susunan Abd Hamid dkk, berikut bahasannya.
7 Hal yang Buat Mandi Junub Tak Sah
1. Tidak Baca Niat
Niat menjadi syarat sah mandi junub. Apabila seorang muslim tidak membaca niat sebelum mandi junub maka mandinya tidak sah.
Setiap ibadah dalam Islam, tak hanya mandi junub, harus diawali dengan niat. Sebab niat menjadi elemen penting penentu sah atau tidaknya suatu ibadah.
Nabi Muhammad SAW bersabda,
"Sesungguhnya segala perbuatan tergantung pada niat, dan setiap orang akan memperoleh menurut apa yang diniatkannya." (HR Bukhari dan Muslim)
2. Najis yang Menempel Tidak Hilang
Mandi junub harus benar-benar menghilangkan najis. Artinya, seorang muslim harus bisa memastikan najis sudah tidak menempel di tubuh.
Sebelum memulai mandi junub, langkah awal yang perlu dilakukan adalah menghilangkan najis. Jika hal itu terlewat, maka mandi junub bisa dianggap tidak sah karena tubuh belum sepenuhnya bersih dari najis.
3. Tidak Menyiram Air ke Seluruh Tubuh
Syarat sah mandi junub adalah menyiram air ke seluruh tubuh. Mandi junub tidak sah, jika hal tersebut tidak dilakukan.
Sehingga, muslim harus bisa memastikan bahwa air yang dibasuh mengenai setiap bagian tubuh tanpa terlewat.
4. Air Tidak Mengenai Rambut sehingga Masih Kering
Mandi junub seseorang tidak sah, jika rambut masih kering dan tidak basah. Sebab ketika mandi junub, muslim harus memastikan air mengenai setiap bagian tubuh, tak terkecuali rambut.
5. Terdapat Lapisan Tubuh yang Tak Terkena Air
Ketika mandi junub, penting untuk memastikan air mencapai seluruh permukaan kulit tanpa ada penghalang. Jangan sampai ketika mandi junub terdapat lapisan tertentu pada bagian tubuh seperti lilin, minyak, kuteks, cat atau kotoran mata.
Lapisan tertentu tersebut dapat menjadi penghalang air mencapai kulit secara menyeluruh. Oleh karena itu, muslim harus memastikan tubuh terbebas dari lapisan-lapisan tersebut agar air mengenai kulit merata.
Simak Video "Video: Doa atau Niat Mandi Junub"
(mjy/mjy)