Politisi PDIP sekaligus mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok buka merespons gelombang aksi demonstrasi masyarakat. Ia menilai hal ini terjadi karena pemerintah dan DPR takut untuk bertemu dengan masyarakat.
Awalnya Ahok menyampaikan duka cita atas meninggalnya driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob. Menurutnya, insiden tersebut tidak akan terjadi jika sejak awal pemerintah dan DPR mendengarkan aspirasi rakyat.
"Saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya, saudara, anak kita, Affan Kurniawan," ujarnya dalam unggahan akun Instagram seperti dikutip detikFinance.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedukaan ini tidak akan terjadi kalau sejak awal pendemo diterima oleh DPR dan pemerintah, didengarkan aspirasinya serta dicarikan solusi atas setiap masalahnya," lanjut dia.
Ahok pun menjelaskan cara dia menghadapi demonstrasi saat masih menjadi Gubernur Jakarta. Kala itu Ahok mengaku selalu menerima massa demonstran dan mencarikan solusi atas tuntutan mereka.
"Tapi persoalannya, saya dulu waktu didemo mulu pun di Balai Kota, kenapa bisa saya selesai ulang? Saya terima mereka masuk, dan saya dengarkan apa mau mereka, dan saya carikan solusinya," tuturnya.
Namun kondisinya berbeda sekarang. Ia mempertanyakan apakah memang pemerintah dan DPR takut, serta tidak bisa menyelesaikan permintaan mereka. Adapun aksi demo yang dimulai sejak kemarin dipicu protes terhadap tunjangan rumah anggota DPR RI yang mencapai Rp 50 juta per bulan.
Pemerintah dan DPR Disebut Ahok Penakut
Ahok lantas meminta pemerintah agar tidak hanya mengejar pajak ke masyarakat. Ia juga menuntut pemerintah menerima dan mendengarkan aspirasi mereka.
"Apa yang terjadi? Kita tidak mau terima mereka atau memang kita takut. Pemerintah ini takut, DPR takut, tidak bisa menyelesaikan permintaan mereka. Jangan cuman minta mau pajak, jangan kejadian demo dibiarkan, terima! Kenapa Anda tidak berani terima orang demo? Untuk dengarkan masalahnya dan cari solusinya," bebernya.
Ia lalu berharap pemerintah segera memberikan bantuan dan santunan kepada keluarga Affan. Bila perlu, kata dia, keluarga Affan diberikan beasiswa serta dijamin biaya hidupnya.
"Kita tidak pernah mau cari solusi, karena memang kita tidak mau mengubah, tidak mau memperbaiki. Ini sudah meninggal, keluarga penuh duka cita, segera kasih bantuan santunan. Orang tuanya, adiknya, anaknya, bila perlu kasih beasiswa semua, kasih biaya hidup," sebut Ahok.
"Untuk saudaraku, sebangsa dan se-Tanah air yang sedang berdemonstrasi saat ini, tetap waspada, jaga keselamatan diri, dan jangan mau dihasut serta dipecah belah," tutup Ahok.
Simak Video "Video: Dapat Info dari Medsos, Massa Ojol Geruduk Gedung DPR Hari Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)