Doa Buka Puasa Sunah Senin-Kamis Sahih: Arab, Latin dan Artinya

Doa Buka Puasa Sunah Senin-Kamis Sahih: Arab, Latin dan Artinya

Indah Mawarni - detikSumut
Senin, 24 Jun 2024 17:03 WIB
Doa Buka Puasa Sunah Senin-Kamis Sahih: Arab, Latin dan Artinya
Foto: Getty Images/Drazen Zigic
Medan -

Puasa Senin-Kamis merupakan puasa sunah yang sering dilakukan Rasulullah SAW. Dengan sejumlah keutamaan yang ada, umat Islam yang melaksanakannya akan menahan diri dari hal-hal yang berpotensi membatalkan puasa mulai terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Bagi detikers yang sedang melaksanakan puasa Senin Kamis, sebaiknya mengetahui bacaan doa buka puasa sunah Senin Kamis yang sahih. Berikut informasi selengkapnya.

Doa Buka Puasa Sunah Senin-Kamis Sahih

Bacaan doa buka puasa sunah Senin Kamis tidak ada bedanya dengan doa buka puasa lainnya. Dilansir dari NU Online, Adapun beberapa doa buka puasa yang dapat digunakan sebagai berikut:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

hadits riwayat sahabat Mu'adz bin Zuhrah:

ΩƒΩŽΨ§Ω†ΩŽ Ψ₯ِذَا Ψ£ΩŽΩΩ’Ψ·ΩŽΨ±ΩŽ Ω‚ΩŽΨ§Ω„ΩŽ : Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡ΩΩ…Ω‘ΩŽ Ω„ΩŽΩƒΩŽ ءُمْΨͺُ، ΩˆΩŽΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ±ΩΨ²Ω’Ω‚ΩΩƒΩŽ Ψ£ΩŽΩΩ’Ψ·ΩŽΨ±Ω’Ψͺُ

ADVERTISEMENT

Artinya: "Rasulullah ketika Berbuka, beliau berdoa: 'Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka," (HR. Abu Daud).

Sedangkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Sahabat Abdullah bin 'Umar, Rasulullah melafalkan doa sebagaimana berikut:

ΩƒΩŽΨ§Ω†ΩŽ Ψ±ΩŽΨ³ΩΩˆΩ„Ω اللهِ Ψ΅Ω„Ω‰ Ψ§Ω„Ω„Ω‡ ΨΉΩ„ΩŠΩ‡ ΩˆΨ³Ω„Ω…ΨŒ Ψ₯ِذَا Ψ£ΩŽΩΩ’Ψ·ΩŽΨ±ΩŽ Ω‚ΩŽΨ§Ω„ΩŽ : Ψ°ΩŽΩ‡ΩŽΨ¨ΩŽ Ψ§Ω„ΨΈΩ‘ΩŽΩ…ΩŽΨ£Ω ΩˆΩŽΨ§Ψ¨Ω’ΨͺΩŽΩ„Ω‘ΩŽΨͺِ Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩΨ±ΩΩˆΩ‚ΩΨŒ وَثَبَΨͺَ Ψ§Ω„Ψ£ΩŽΨ¬Ω’Ψ±Ω Ψ₯ِنْ شَاَؑ اللهُ

Artinya: "Rasulullah ketika berbuka, Beliau berdoa: 'Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, Insyaallah," (HR. Abu Daud).

Dalam buku Fath al-Mu'in dijelaskan bahwa doa yang disarankan saat berbuka puasa adalah mengikuti lafal doa yang terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Mu'adz bin Zuhrah. Namun, ada tambahan lafal doa yang disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar, khususnya ketika seseorang menggunakan air saat berbuka. Berikut penjelasan

ΩˆΩŠΨ³Ω† Ψ£Ω† ΩŠΩ‚ΩˆΩ„ ΨΉΩ‚Ψ¨ الفطر: Ψ§Ω„Ω„Ω‡Ω… Ω„Ωƒ Ψ΅Ω…Ψͺ، ΩˆΨΉΩ„Ω‰ Ψ±Ψ²Ω‚Ωƒ أفطرΨͺ ويزيد - Ω…Ω† أفطر Ψ¨Ψ§Ω„Ω…Ψ§Ψ‘ -: Ψ°Ω‡Ψ¨ Ψ§Ω„ΨΈΩ…Ψ£ΨŒ وابΨͺΩ„Ψͺ Ψ§Ω„ΨΉΨ±ΩˆΩ‚ΨŒ وثبΨͺ Ψ§Ω„Ψ§Ψ¬Ψ± Ψ₯Ω† Ψ΄Ψ§Ψ‘ Ψ§Ω„Ω„Ω‡ ΨͺΨΉΨ§Ω„Ω‰

Artinya: "Disunnahkan membaca doa setelah selesai berbuka "AllΓ’humma laka shumtu wa 'alΓ’ rizqika aftharthu" dan bagi orang yang berbuka dengan air ditambahkan doa: "Dzahabadh dhamΓ’'u wabtalatl-'urΓ»qu wa tsabata-l-ajru insyΓ’-a-LlΓ’h," (Fath al-Mu'in, juz 2, hal. 279).

Waktu Membaca Doa Buka Puasa

Dikutip dari laman yang sama, waktu yang disunahkan untuk membaca doa berbuka puasa adalah setelah buka puasa bukan sebelum ataupun di tengah-tengahnya. Hal ini berdasarkan penjelasan Syekh Abu Bakar Muhammad Syatha dalam kitab I'anatut Thalibin:

Ω€ (ΩˆΩ‚ΩˆΩ„Ω‡: ΨΉΩ‚Ψ¨ الفطر) أي ΨΉΩ‚Ψ¨ Ω…Ψ§ ΩŠΨ­Ψ΅Ω„ Ψ¨Ω‡ Ψ§Ω„ΩΨ·Ψ±ΨŒ Ω„Ψ§ Ω‚Ψ¨Ω„Ω‡ΨŒ ΩˆΩ„Ψ§ ΨΉΩ†Ψ―Ω‡

Artinya: "Maksud dari (membaca doa buka puasa) "setelah berbuka" adalah selesainya berbuka puasa, bukan (dibaca) sebelumnya dan bukan saat berbuka," (Syekh Abu Bakar Muhammad Syatha, Hasyiyah I'anah at-Thalibin, juz 2, hal. 279).

Demikian doa buka puasa sunah Senin-Kamis beserta Arab, latin, dan artinya. Semoga dapat membantu ya detikers!

Artikel ini ditulis Indah Mawarni, peserta program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.




(nkm/nkm)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads