Puasa Senin-Kamis merupakan puasa sunah yang sering dilakukan Rasulullah SAW. Dengan sejumlah keutamaan yang ada, umat Islam yang melaksanakannya akan menahan diri dari hal-hal yang berpotensi membatalkan puasa mulai terbit fajar hingga terbenamnya matahari.
Bagi detikers yang sedang melaksanakan puasa Senin Kamis, sebaiknya mengetahui bacaan doa buka puasa sunah Senin Kamis yang sahih. Berikut informasi selengkapnya.
Doa Buka Puasa Sunah Senin-Kamis Sahih
Bacaan doa buka puasa sunah Senin Kamis tidak ada bedanya dengan doa buka puasa lainnya. Dilansir dari NU Online, Adapun beberapa doa buka puasa yang dapat digunakan sebagai berikut:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
hadits riwayat sahabat Mu'adz bin Zuhrah:
ΩΩΨ§ΩΩ Ψ₯ΩΨ°ΩΨ§ Ψ£ΩΩΩΨ·ΩΨ±Ω ΩΩΨ§ΩΩ : Ψ§ΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩ ΩΩΩΩ Ψ΅ΩΩ ΩΨͺΩΨ ΩΩΨΉΩΩΩΩ Ψ±ΩΨ²ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ·ΩΨ±ΩΨͺΩ
Artinya: "Rasulullah ketika Berbuka, beliau berdoa: 'Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka," (HR. Abu Daud).
Sedangkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Sahabat Abdullah bin 'Umar, Rasulullah melafalkan doa sebagaimana berikut:
ΩΩΨ§ΩΩ Ψ±ΩΨ³ΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩ Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ Ψ Ψ₯ΩΨ°ΩΨ§ Ψ£ΩΩΩΨ·ΩΨ±Ω ΩΩΨ§ΩΩ : Ψ°ΩΩΩΨ¨Ω Ψ§ΩΨΈΩΩΩ ΩΨ£Ω ΩΩΨ§Ψ¨ΩΨͺΩΩΩΩΨͺΩ Ψ§ΩΩΨΉΩΨ±ΩΩΩΩΨ ΩΩΨ«ΩΨ¨ΩΨͺΩ Ψ§ΩΨ£ΩΨ¬ΩΨ±Ω Ψ₯ΩΩΩ Ψ΄ΩΨ§Ψ‘Ω Ψ§ΩΩΩΩ
Artinya: "Rasulullah ketika berbuka, Beliau berdoa: 'Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, Insyaallah," (HR. Abu Daud).
Dalam buku Fath al-Mu'in dijelaskan bahwa doa yang disarankan saat berbuka puasa adalah mengikuti lafal doa yang terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Mu'adz bin Zuhrah. Namun, ada tambahan lafal doa yang disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar, khususnya ketika seseorang menggunakan air saat berbuka. Berikut penjelasan
ΩΩΨ³Ω Ψ£Ω ΩΩΩΩ ΨΉΩΨ¨ Ψ§ΩΩΨ·Ψ±: Ψ§ΩΩΩΩ ΩΩ Ψ΅Ω ΨͺΨ ΩΨΉΩΩ Ψ±Ψ²ΩΩ Ψ£ΩΨ·Ψ±Ψͺ ΩΩΨ²ΩΨ― - Ω Ω Ψ£ΩΨ·Ψ± Ψ¨Ψ§ΩΩ Ψ§Ψ‘ -: Ψ°ΩΨ¨ Ψ§ΩΨΈΩ Ψ£Ψ ΩΨ§Ψ¨ΨͺΩΨͺ Ψ§ΩΨΉΨ±ΩΩΨ ΩΨ«Ψ¨Ψͺ Ψ§ΩΨ§Ψ¬Ψ± Ψ₯Ω Ψ΄Ψ§Ψ‘ Ψ§ΩΩΩ ΨͺΨΉΨ§ΩΩ
Artinya: "Disunnahkan membaca doa setelah selesai berbuka "AllΓ’humma laka shumtu wa 'alΓ’ rizqika aftharthu" dan bagi orang yang berbuka dengan air ditambahkan doa: "Dzahabadh dhamΓ’'u wabtalatl-'urΓ»qu wa tsabata-l-ajru insyΓ’-a-LlΓ’h," (Fath al-Mu'in, juz 2, hal. 279).
Waktu Membaca Doa Buka Puasa
Dikutip dari laman yang sama, waktu yang disunahkan untuk membaca doa berbuka puasa adalah setelah buka puasa bukan sebelum ataupun di tengah-tengahnya. Hal ini berdasarkan penjelasan Syekh Abu Bakar Muhammad Syatha dalam kitab I'anatut Thalibin:
Ω (ΩΩΩΩΩ: ΨΉΩΨ¨ Ψ§ΩΩΨ·Ψ±) Ψ£Ω ΨΉΩΨ¨ Ω Ψ§ ΩΨΨ΅Ω Ψ¨Ω Ψ§ΩΩΨ·Ψ±Ψ ΩΨ§ ΩΨ¨ΩΩΨ ΩΩΨ§ ΨΉΩΨ―Ω
Artinya: "Maksud dari (membaca doa buka puasa) "setelah berbuka" adalah selesainya berbuka puasa, bukan (dibaca) sebelumnya dan bukan saat berbuka," (Syekh Abu Bakar Muhammad Syatha, Hasyiyah I'anah at-Thalibin, juz 2, hal. 279).
Demikian doa buka puasa sunah Senin-Kamis beserta Arab, latin, dan artinya. Semoga dapat membantu ya detikers!
Artikel ini ditulis Indah Mawarni, peserta program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.
Baca juga: Adab Memberi dan Menagih Utang dalam Islam |
(nkm/nkm)











































