Suhu Terendah Capai 1,92 Celcius, Area Candi Arjuna Dieng Membeku

Regional

Suhu Terendah Capai 1,92 Celcius, Area Candi Arjuna Dieng Membeku

Tim detikJateng - detikSumut
Jumat, 07 Jun 2024 06:00 WIB
Ilustrasi Embun Es di Dieng, Banjarnegara pada Agustus 2023.
Foto: Ilustrasi. Embun Es di Dieng, Banjarnegara pada Agustus 2023. (Uje Hartono/detikJateng)
Banjarnegara -

Fenomena alam embun es kembali terjadi di dataran tinggi Dieng. Kemarin pagi, embun yang berada di area Candi Arjuna, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara membeku.

Momen tersebut sempat diabadikan salah satu wisatawan Dieng, Dimas Ferdhiyanto. Akibat dinginnya suhu di dataran tinggi Dieng, embun yang menempel di rumput dan plastik mengkristal.

"Tadi pagi ada embun es. Jadi embun yang ada di rumput, plastik itu membeku. Kalau lokasinya di sekitar area Candi Arjuna dan Candi Setiyaki," ujarnya, Rabu (5/6/2024), melansir detikJateng.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dimas yang membawa alat pengukur suhu udara termometer, lalu meletakkanya di permukaan tanah di area Candi Arjuna.Suhu terendah pagi itu terlihat sudah mendekati angka 0 derajat.

"Suhu udaranya tadi belum sampai minus. Tadi 1,5 derajat celsius," sebutnya.

ADVERTISEMENT

Ia menyebut jika hawa dingin Dieng pagi itu lebih terasa dingin dibanding hari sebelumnya. Ia pun memprediksi hawa di sana akan lebih dingin saat puncak musim kemarau mendatang.

"Tadi memang lebih dingin dari biasanya. Tapi nanti saat puncak musim kemarau akan lebih dingin lagi," kata dia.

Pembuat aplikasi alat pengukur suhu udara Dieng, Aryadi Darwanto, mengatakan berdasarkan aplikasi suhu udara di area Candi Arjuna pagi itu terendah pada 1,92 derajat celsius. Menurut dia suhu tersebut sudah bisa membuat embun di area Candi Arjuna membeku.

"Tadi suhu terendahnya 1,92 derajat celsius. Itu menggunakan aplikasi pengukur suhu udara yang alat ukurnya saya letakkan di area Candi Arjuna. Biasanya memang tidak harus suhu sampai minus dulu untuk keluar embun es," terangnya.

Ia juga mengatakan, munculnya embun es pagi itu merupakan embun es ketiga di tahun 2024. Kondisi serupa sebelumnya sempat terjadi pada satu pekan setelah lebaran Idul Fitri dari awal Bulan Juni 2024 kemarin.

"Ini merupakan embun es ketiga. Sebelumnya setelah lebaran sempat ada embun es, terus kemarin juga ada dan hari ini itu yang ketiga," tambahnya.




(mjy/mjy)


Hide Ads