Siapkan Surat-surat, Polantas Gelar Operasi Keselamatan Seulawah 4-17 Maret

Aceh

Siapkan Surat-surat, Polantas Gelar Operasi Keselamatan Seulawah 4-17 Maret

Agus Setyadi - detikSumut
Kamis, 29 Feb 2024 14:08 WIB
Sejumlah Polisi melakukan sosialisasi terhadap kendaraan roda empat di kawasan Jalan Fatmawati, Jakarta, Senin (25/10/2021). Kawasan ganjil-genap di Jakarta diperluas menjadi 13 titik. Ganjil-genap itu mulai berlaku hari ini.
Ilustrasi razia lalu lintas (Foto: Grandyos Zafna)
Banda Aceh -

Ditlantas Polda Aceh akan menggelar Operasi Keselamatan Seulawah 2024 serentak di seluruh Tanah Rencong mulai 4-17 Maret mendatang. Operasi tersebut lebih mengedepankan upaya edukasi dan teguran bagi pelanggar.

Dirlantas Polda Aceh Kombes Muhammad Iqbal Alqudusy mengatakan, kasus kecelakaan di Aceh tahun 2022 sebanyak 3.213 kasus dengan korban meninggal 666 orang. Kasus meningkat pada 2023 dengan jumlah 3.267 namun jumlah korban tewas turun menjadi 626 orang.

Selain itu, kasus pelanggaran dengan teguran tahun 2022 sebanyak 47.649 kali, sedangkan pada tahun 2023 sebanyak 138.311 kali. Tingkat kepatuhan dan keselamatan berlalulintas di Tanah Rencong disebut masih sangat memprihatinkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perlu menjadi perhatian semua pihak khususnya pengemban fungsi lalu lintas beserta pemangku kepentingan lainnya untuk berinovasi meminimalisir angka kecelakaan. Kita akan melaksanakan operasi kepolisian terpusat dengan sandi keselamatan Seulawah 2024 di seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Aceh selama 14 hari dari tanggal 4 Maret sampai dengan 17 Maret," kata Iqbal kepada detikSumut, Kamis (29/2/2024).

Menurutnya, dalam operasi tersebut polisi akan melaksanakan deteksi dini atau pengamanan serta pemetaan terhadap lokasi dan tempat rawan pelanggaran, kecelakaan dan kemacetan. Polisi akan menindak pelanggar lewat ETLE statis dan ETLE Mobile.

ADVERTISEMENT

"Operasi ini sifatnya Dikmas, kita laksanakan imbauan dan peneguran bagi pelanggar. Kita imbau anggota yang bertugas agar melakukan hal-hal yang positif agar upaya kita untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap polri," ujar Iqbal.

Mantan Kabid Humas Polda Jateng itu menjelaskan, operasi keselamatan tersebut mengedepankan upaya preventif dan partisipatif ke masyarakat. Polisi akan memberikan imbauan dan edukasi ke pengguna jalan secara masif agar mereka tertib berlalulintas.

"Kalaupun ada pelanggaran di jalan akan tetap mengedepankan teguran edukasi. Untuk penegakan hukum atau penindakan pelanggaran kita kedepankan ETLE," jelas Iqbal.




(agse/afb)


Hide Ads