Ditangkap, Pria di Bogor Gagal Edarkan Upal Rp 450 Juta

Nasional

Ditangkap, Pria di Bogor Gagal Edarkan Upal Rp 450 Juta

Tim detikNews - detikSumut
Selasa, 06 Des 2022 01:49 WIB
Polres Bogor rilis soal kasus uang palsu
Tersangka pengedar uang palsu (Foto: Muchamad Sholihin/detikcom)
Medan -

Polresta Bogor menangkap seorang pria tersangka pencetak dan pengedar uang palsu (upal) di Kota Bogor. Dari penangkapan tersebut polisi menyita 450 lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu atau Rp 450 juta.

Pelaku bernama Umang (35), warga Nanggung, Kabupaten Bogor. Ia ditangkap polisi karena diduga mencetak dan mengedarkan uang palsu.

Wakapolresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan, mengatakan, tersangka Umang ditangkap di Jalan Tentara Pelajar, Kota Bogor, saat hendak bertransaksi dengan calon pembeli upal pria berinisial A. A berhasil kabur saat akan ditangkap polisi.


"Pada saat diamankan, tersangka ini akan bertransaksi uang palsu dengan uang asli, adapun uang palsu yang akan dijual ini sebanyak 450 juta uang palsu yang rencananya akan ditukar dengan uang asli senilai Rp 50 juta pada orang yang memesan berinisial A," ungkap Ferdy dilansir detikNews, Senin (5/12/2022)

Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang yang digunakan pelaku untuk mencetak uang, di antaranya kertas, printer dan komputer. Umang menjual uang palsu senilai 1 lembar uang asli pecahan Rp 100 ribu ditukar dengan 10 lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu.

Polisi masih melakukan pendalaman terhadap pengakuan korban untuk mengembangkan pengungkapan kasus.

"Kalau dari kualitas sebenarnya kalau kita cek seksama dengan prinsip 3M, kita bisa tahu kalau itu uang palsu. Jadi tetap terdeteksi bahwa ini uang palsu," kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Rizka Fadhila.

Dalam pengakuannya, Umang menceritakan, ia belajar mencetak uang palsu dari internet dan teman-temannya. Ia sudah mencetak uang palsu sejak lima bulan lalu.

"Kalau ngedarin baru kali ini, baru coba kali ini. Sudah (cetak) 5 bulan. Nawarin ke temen via WA, terus nanti disebarin lagi siapa yang mau beli upal, (ngedarin) lewat medsos juga," kata Umang.



Simak Video "Penangkapan 2 Pria Pembuat dan Pengedar Uang Palsu di Semarang"
[Gambas:Video 20detik]
(nkm/nkm)