Napi Tewas Gantung Diri di Bandar Lampung, Lapas Selidiki

Lampung

Napi Tewas Gantung Diri di Bandar Lampung, Lapas Selidiki

Tommy Saputra - detikSumut
Minggu, 04 Des 2022 21:00 WIB
Seorang ibu gantung diri di Pinrang, Sulawesi Selatan. Sebelum gantung diri, wanita itu sempat meracuni kedua putranya hingga tewas.
Foto: dok. detikcom
Bandar Lampung -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda, pembaca, yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Lapas Narkotika Bandar Lampung melakukan penyelidikan terkait tewasnya Hanafi, narapidana yang ditemukan gantung diri di dalam toilet. Penyelidikan ini dilakukan setelah ada keterangan dari pihak keluarga bahwa Hanafi mendapat ancaman pembunuhan.

Kepala Lapas Narkotika Bandar Lampung, Porman Siregar dalam keterangan tertulisnya, yang diterima detikSumut, mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait hal ini.


"Terkait adanya keterangan pihak keluarga dalam hal ini istrinya yang mengatakan adanya pengancaman pembunuhan, kami akan selidiki," kata Porman, Minggu (4/12/2022).

Porman mengatakan seluruh layanan diberikan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), begitu juga pengawasan dan pengamanan narapida.

"Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung sudah bekerja semaksimal mungkin memberikan layanan yang terbaik baik bagi warga binaan maupun masyarakat umum. Semuanya berdasarkan SOP yang berlaku, termasuk pengamanan dan pengawasan terhadap warga binaan," ungkapnya.

Ia menegaskan siapapun yang terbukti melakukan pelanggaran, baik petugas maupun warga binaan akan diberikan sanksi sesuai dengan pelanggarannya.

Terkait dengan kejadian bunuh diri yang menimpa salah satu warga binaan, ia pun menyampaikan pihak Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung juga telah bekerja semaksimal mungkin melakukan penanganan terhadap korban.

"Setelah mengetahui kejadian bunuh diri tersebut, kami langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memeriksa korban, dan telah disimpulkan bahwa kejadian tersebut merupakan murni bunuh diri," jelas Porman.

Pihak Lapas juga sudah melakukan serah terima jenazah dengan pihak keluarga narapidana tersebut. "Kami telah melakukan serah terima almarhum kepada pihak keluarga, kami juga telah menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam dan permintaan maaf kepada pihak keluarga almarhum," katanya.

"Kami sangat terbuka dengan semua informasi dan masukan dari semua pihak sehubungan dengan peristiwa ini, kritik yang membangun dari masyarakat selalu kami butuhkan dalam mewujudkan Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung menjadi lebih baik," ujarnya.



Simak Video "Dijodohkan Ortu, Calon Pengantin Pria di Sulsel Tewas Minum Racun"
[Gambas:Video 20detik]
(nkm/nkm)