Jembatan 'Sirotol Mustaqim' di Sumut: Ukuran Kecil, Kanan-Kiri Jurang

Jembatan 'Sirotol Mustaqim' di Sumut: Ukuran Kecil, Kanan-Kiri Jurang

Tim detikSumut - detikSumut
Minggu, 13 Nov 2022 10:31 WIB
Jembatan di Kecamatan Hatonduhan Simalungun yang kecil dan berada di atas sungai
Foto: Jembatan di Kecamatan Hatonduhan Simalungun yang kecil dan berada di atas sungai (Istimewa)
Simalungun -

Sebuah video yang menunjukkan adanya pengendara sepeda motor melalui jembatan berukuran kecil dan berada di atas sungai viral di media sosial. Jembatan yang dinarasikan sebagai jembatan Sirotol Mustaqim ini terletak di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Dilihat detikSumut, Minggu (13/11/2022), di dalam video menunjukkan seorang pengendara sepeda motor yang merekam jembatan yang sedang dilaluinya. Jembatan itu memiliki lebar sekitar 1 meter dan panjang sekitar 200 meter, dan tidak ada pembatas dinding di bagian kanan maupun kiri jembatan.

Jika salah dalam berkendara, pengendara dipastikan akan jatuh ke dalam sungai. Karena kondisi itu, jembatan menantang maut ini dinarasikan sebagai jembatan Sirotol Mustaqim.


"Jembatan Sirotol Mustaqim tahap pertama," demikian narasi dalam video tersebut.

Meski kondisi jembatan yang berada di Kecamatan Hatonduhan seperti itu, ternyata ada warga yang terus melaluinya. Salah satu warga yang terus melalui jembatan itu adalah Haris Ritonga.

Kepada wartawan, Haris mengatakan dirinya sudah sekitar 10 tahun melalui jembatan itu. Dia melalui jembatan itu untuk menuju sekolah tempatnya mengajar.

"Untuk berangkat kerja mengajar ke sekolah," kata Haris.

Haris mengatakan dirinya melalui jembatan itu sebagai jalan alternatif. Alasannya, waktu tempuh yang lebih sedikit ketimbang mengambil jalan lain.

"Sebagai jalan potong alternatif juga karena tidak memakan waktu yang lama. Ada jalan besar cuma sekarang sudah semakin rusak parah juga," ujar Haris.

"Kalau lewat dari situ, bisa sampai 15 menit dari Tanah Jawa. Tapi kalau dari jalan besar, bisa sampai setengah jam untuk ke sekolah," sambungnya.

Haris menjelaskan di bawah jembatan itu ada sungai dan ada juga air terjunnya. Untuk melewati jalan itu, Haris mengatakan tidak boleh melihat ke bawah.

"Awaknya sih takut. Karena sudah sering dan terbiasa ya tidak apa apa. Tapi jangan lihat ke bawah, lurus aja jalan ke depan dan fokus," jelasnya.



Simak Video "Memacu Adrenalin Dengan Bersepeda di Ketinggian, Simalungun"
[Gambas:Video 20detik]
(afb/afb)