Labuhanbatu Gelar Pilkades 2 November, 6 Desa Kategori Rawan Konflik

Labuhanbatu Gelar Pilkades 2 November, 6 Desa Kategori Rawan Konflik

Ahmad Fauzi Manik - detikSumut
Senin, 31 Okt 2022 20:30 WIB
Bupati menyematkan pita pada perwakilan pasukan dalam Operasi Mantap Huta Toba 2022. (Ahmad Fauzi Manik/detikSumut)
Bupati menyematkan pita pada perwakilan pasukan dalam Operasi Mantap Huta Toba 2022. (Ahmad Fauzi Manik/detikSumut)
Jakarta -

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara akan menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) di 39 Desa, pada Rabu, 2 November 2022 lusa. Enam desa masuk kategori rawan konflik.

Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga, mengatakan untuk mengamankan Pilkades itu sebanyak 1.275 personel gabungan dikerahkan.

"Saya berharap agar seluruh pasukan dapat bertugas dengan baik, dapat menumbuhkan suasana yang kondusif hingga bisa menghasilkan Pilkades yang aman, tertib dan lancar," ujar Erik saat memimpin upacara apel gelar pasukan Operasi Mantap Huta Toba 2022, Senin (31/10/2022).


Kabag Ops Polres Labuhanbatu, Kompol Wirhan Arif mengatakan ada lima sampai tujuh personel keamanan ditempatkan di masing-masing TPS. Jumlah itu tergantung kondisi kerawanan daerah tersebut.

Berdasarkan hasil deteksi awal, dia menyebut ada enam desa yang dianggap berpotensi untuk menimbulkan konflik. Untuk mengantisipasinya, pihak keamanan terus melakukan berbagai langkah termasuk menambah jumlah personil keamanan yang ditempatkan disana.

"Dari maping yang kita lakukan ada enam desa yang dideteksi sangat rawan berpotensi menimbulkan konflik. Untuk itu kita lakukan patroli dialogis, deteksi dini dari intel dan kita tempatkan personel keamanan yang lebih banyak," ujarnya.

Adapun 39 desa yang menggelar Pilkades di Labuhanbatu tersebar di tujuh kecamatan yakni Bilah Hulu (12 desa), Bilah Barat (5), Bilah Hilir (8), Panai Hulu (4), Panai Tengah (4), Panai Hilir (2) dan Pangkatan (4).

"Jumlah seluruh DPT (Daftar pemilih tetap) seluruhnya di 9 desa itu ada 91.173 orang. Sementara TPS (Tempat pemungutan suara) nya ada 207 TPS," ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan.

Sedangkan untuk calon kepala desa (Cakades) yang ikut bertarung, Abdi menyebut 122 orang. Di mana 35 petahana kembali ikut berpartisipasi dan empat lainnya memilih tidak absen.

Adapun untuk anggarannya, Pilkades ini menurut Abdi membutuhkan dana sebesar Rp 4,3 miliar. Dari jumlah tersebut Rp 1,5 miliar merupakan biaya pengamanan yang diberikan kepada TNI-Polri.



Simak Video "Pasutri di Asahan Bersaing di Pilkades Gegara Tak Ada Lawan"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)