BMKG Catat Ada 96 Gempa Susulan di Tapanuli Utara

BMKG Catat Ada 96 Gempa Susulan di Tapanuli Utara

Datuk Haris Molana - detikSumut
Minggu, 02 Okt 2022 14:17 WIB
Kerusakan akibat gempa Tapanuli Utara.
Foto: Dok. BPBD Tapanuli Utara
Medan -

Gempa bumi mengguncang Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) M 5,8 hingga menewaskan satu orang warga serta 872 rumah dan 26 kantor rusak. BMKG mencatat, sejauh ini ada 96 kejadian.

"Rekap kejadian gempabumi susulan Tapanuli Utara M 5,8. Per tanggal 02 Oktober 2022 pukul 10:00 WIB jumlah gempabumi susulan adalah 96 kejadian," kata Petugas On Duty BMKG Medan, Rini Kumalasari Purba, Minggu (2/10/2022).

Rini menyebutkan jumlah gempa bumi susulan dirasakan adalah 8 kejadian. Dari total gempa bumi susulan itu, yang paling besar M 5,3.


"(Magnitudo) 5,3," ujar Rini.

Untuk diketahui, gempa bumi tektonik magnitudo (M) 5,8 Sabtu dini hari mengakibatkan 872 rumah di Tapanuli Utara rusak. Selain itu, ada satu warga juga dilaporkan meninggal dunia dan 26 orang luka-luka akibat gempa bumi tersebut.

"Berdasarkan laporan data kerusakan yang kita terima, ada 872 unit rumah penduduk rusak ringan dan berat, 60 unit rumah ibadah, dan 22 ruas jalan," ujar Sekretaris BPBD Sumut, Indra Sahat Hottua Simaremare, dilansir detikNews dari Antara, Minggu (2/10/2022).

Bukan hanya itu ada beberapa fasilitas umum yang juga rusak akibat terkena gempa yakni 7 fasilitas pendidikan, dua unit fasilitas kesehatan, 26 unit kantor pemerintahan, tiga unit kantor swasta, 31 saluran irigasi, sembilan unit tembok penahan tanah, tiga unit tiang PLN, dua unit LPJU, dan sembilan unit fasilitas air bersih, juga mengalami kerusakan akibat guncangan gempa tersebut

"Juga ada satu orang korban meninggal dunia dan sebanyak 26 orang mengalami luka-luka akibat gempa bumi ini," jelasnya.



Simak Video "Dampak Gempa M 5,8 Tapanuli Utara: 1 Orang Tewas, 5 Bangunan Roboh"
[Gambas:Video 20detik]
(dhm/afb)