Taput Diguncang Gempa, Air Panas Sipaholon Berhenti Mengalir

Taput Diguncang Gempa, Air Panas Sipaholon Berhenti Mengalir

Nizar Aldi - detikSumut
Sabtu, 01 Okt 2022 23:23 WIB
Pemandian Air Panas Sipaholon Taput (Foto: Istimewa)
Pemandian Air Panas Sipaholon Taput (Foto: Istimewa)
Medan -

Sebuah video beredar di media sosial yang menyebutkan air panas Sipoholon di Tapanuli Utara , Sumatera Utara, berhenti mengalir. Air panas Sipoholon disebut berhenti mengalir pasca Taput diguncang gempa berkekuatan 6 magnitudo.

Dilihat detikSumut Sabtu (1/10/2022), terlihat cekungan tempat aliran air panas tersebut kering. Air sama sekali tidak mengalir di cekungan itu.

"Akibat gempa, sebagian air panas Sipoholon tidak mengalir lagi," tulis si pembuat video dalam postingan.


Pembuat video, Marfles Marudut Rafles Silalahi (25) membenarkan kejadian tersebut terjadi di air panas Sipoholon, Taput. Secara akumulasi, lebih banyak yang berhenti mengalir daripada tidak.

"Betul (di air panas Sipoholon), tapi sebagian tempat, (dan lebih banyak yang) berhenti (mengalir)," kata Marfles Marudut Rafles Silalahi saat dikonfirmasi.

Sepengetahuan Marfles, fenomena air panas Sipoholon berhenti baru pertama kali. Meskipun gempa sering menguncang daerah Taput.

"Sebelumnya sudah pernah (gempa), tapi kejadiannya belum pernah sedahsyat ini, sampai mengakibatkan air panas sipoholon tidak mengalir," ungkapnya.

Sampai saat ini, air panas tersebut masih berhenti mengalir dan warga pun kata Marfles masih siaga karena kemungkinan gempa susulan terjadi.

"Masih sebagian (aliran air panas berhenti) dan warga tetap waspada terhadap gempa susulan, karena info dari BMKG masih ada gempa susulan," ujarnya.

Sedangkan berdasarkan penjelasan salah satu staf Badan Geologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I, mengatakan sumber air panas tersebut merupakan salah satu tanda adanya keberadaan panas bumi.

"Sumber air panas merupakan salah satu manifestasi dari keberadaan geothermal yang salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah aktivitas/kondisi tektonik suatu tempat," katanya saat dikonfirmasi detikSumut.

Hanya saja pihaknya belum bisa memastikan apakah berhentinya aliran air panas Sipoholon tersebut imbas dari gempa. Butuh penelitian lebih lanjut untuk memastikan hal tersebut.

"Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan apakah dugaan tersebut benar karena gempa Tapanuli Utara M5,8," tutupnya.

Gempat Taput terjadi pukul 02.28 WIB. Selengkapnya di Halaman Berikutnya..