Polisi Bebaskan 3 Mahasiswa yang Ditahan Saat Demo Tolak BBM di Bengkulu

Bengkulu

Polisi Bebaskan 3 Mahasiswa yang Ditahan Saat Demo Tolak BBM di Bengkulu

Hery Supandi - detikSumut
Rabu, 14 Sep 2022 09:16 WIB
Mahasiswa datangi Polres Bengkulu
Mahasiswa datangi Polres Bengkulu (Hery Supandi/detikSumut)
Bengkulu -

Polisi membebaskan tiga mahasiswa yang ditahan di Mapolresta Bengkulu setelah aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di depan Gedung DPRD Bengkulu berujung ricuh. Mereka dilepas pada Selasa (13/9) malam.

"Ketiga mahasiswa yang sebelumnya sempat kita tahan telah kita pulangkan," kata Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP Welliwanto Malau, Rabu (14/8/2022).

Ketiga mahasiswa itu sebelumnya ditangkap dan ditahan karena dianggap sebagai provokator dalam aksi demo yang berujung ricuh, petang kemarin. Mereka kemudian dilepas setelah diperiksa dan membuat surat pernyataan.


Rekan-rekan mereka sebelumnya mendatangi Polres Bengkulu dan menuntut polisi melepaskan tiga mahasiswa yang ditahan itu. Polisi kemudian membebaskan mereka pada Selasa, mejelang tengah malam.

Sebelumnya diberitakan, Aksi demo menolak kenaikan harga BBM di DPRD Provinsi Bengkulu berakhir ricuh. Karena kericuhan ini, sejumlah mahasiswa diamankan oleh kepolisian.

Pantauan detikSumut di lokasi, Selasa (13/9/2022), demo mahasiswa awalnya berjalan lancar. Sore sekitar pukul 17.00 WIB, massa kemudian memaksa masuk ke Gedung DPRD Provinsi Bengkulu.

Polisi yang berada di lokasi pun meminta agar para mahasiswa tetap tenang. Namun mahasiswa terus mencoba masuk da nada yang melakukan pelemparan ke arah petugas yang berjaga.

Polisi mencoba membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata dan menyemprotkan air melalui mobil water canon. Merespons hal itu, mahasiswa terus melakukan pelemparan batu sehingga kericuhan pun tidak terelakkan.

Dari pantauan detikSumut, ada sejumlah mahasiswa yang diamankan oleh kepolisian karena kericuhan itu. Polisi mengatakan malam ini tinggal tiga yang menjalani pemeriksaan di Polres Bengkulu.

"Ada 3 orang mahasiswa masih menjalani pemeriksaan di Polres Bengkulu," kata Kasat Reskrim Polres Bengkulu, AKP Welliwanto Malau.



Simak Video "Demo di Patung Kuda Bubar Usai Diguyur Hujan, Lalin kembali Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(dpw/dpw)