Penumpang Pesawat di Bandara Radin Inten II Wajib Booster Mulai Hari Ini

Lampung

Penumpang Pesawat di Bandara Radin Inten II Wajib Booster Mulai Hari Ini

Tommy Saputra - detikSumut
Senin, 29 Agu 2022 17:51 WIB
Bandara Radin Inten II Lampung.
Bandara Radin Inten II Lampung. (Foto: Istimewa)
Lampung -

Pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) atau penumpang pesawat domestik yang melalui Bandara Radin Inten II Lampung, mulai hari ini wajib telah mendapatkan vaksin dosis ketiga atau booster. Aturan baru ini sesuai dengan Surat Edaran Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nomor 24 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi COVID-19.

"Tujuannya untuk mencegah terjadinya lonjakan penularan COVID-19. Hari ini sudah mulai diberlakukan," kata EHM Bandara Radin Inten II Lampung Muhammad Syahril , Senin (29/8/2022).

Aturan terbaru itu mulai berlaku hari ini. Jika para pelaku perjalanan moda transportasi udara ini telah mendapatkan vaksin booster, maka tidak diwajibkan untuk tak perlu lagi menunjukkan hasil tes RT-PCR dan antigen.


"Jadi penumpang pesawat dalam negeri tak perlu lagi menunjukkan hasil tes RT-PCR dan antigen, asalkan sudah mendapatkan vaksin dosis ketiga atau booster," ujarnya.

Syahril mengatakan PPDN dewasa yang dimaksud dalam Surat Edaran Satgas COVID-19 yakni yang berusia 18 tahun ke atas. Atau dengan rincian sebagai berikut :

  • PPDN berstatus Warga Negara Asing, berasal dari perjalanan luar negeri dengan usia 18 tahun ke atas wajib telah mendapatkan vaksin kedua.
  • PPDN dengan usia 6-17 tahun wajib telah mendapatkan vaksin dosis kedua.
  • PPDN dengan usia 6-17 tahun berasal dari perjalanan luar negeri dikecualikan dari kewajiban vaksinasi.
  • PPDN dengan usia di bawah 6 tahun dikecualikan terhadap syarat vaksinasi namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi COVID-19.

Sementara itu, PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi, dikecualikan terhadap syarat vaksinasi juga tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

"Tetapi, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan, yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19," terang Syahril.



Simak Video "Penumpang Pesawat Domestik Enggak Perlu Tes Antigen-PCR, Tapi..."
[Gambas:Video 20detik]
(dpw/dpw)