Aceh

Ditangkap Mangsa Ternak Warga, Harimau 'Lhokbe' Dilepas ke Gunung Leuser

Agus Setyadi - detikSumut
Jumat, 19 Agu 2022 17:07 WIB
Harimau sumatera dilepasliarkan di TNGL, Aceh.
Harimau sumatera dilepasliarkan di TNGL, Aceh. (Foto: Dok. BKSDA Aceh)
Banda Aceh -

Satu individu harimau sumatera jantan berusia 4-5 tahun dilepasliarkan ke Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Aceh. Satwa dilindungi itu sebelumnya dievakuasi dari Aceh Selatan karena berkonflik dengan warga.

"Individu harimau sumatera ini diberi nama 'Lhokbe' yang mana nama tersebut diambil dari nama Desa Lhok Bengkuang (Aceh Selatan) yang sebelumnya merupakan lokasi harimau diselamatkan," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Agus Arianto kepada wartawan, Jumat (19/8/2022).

Proses pelepasan harimau dilakukan tim gabungan BKSDA, Balai Besar TNGL, personel Polres Aceh Selatan, WCS-IP, dan FKL. Harimau dilepas pada Kamis (18/8) kemarin.


Agus mengatakan, harimau itu dilepasliarkan di Leuser setelah dilakukan survei lokasi serta kelayakan daya dukung habitat. Satwa tersebut kemudian dibawa ke lokasi dengan pengawasan dari tim dokter.

Ketika kandang dibuka, harimau itu disebut sigap dan bersemangat lari menyusuri kawasan TNGL. Setelah dilepas, petugas akan memantau pergerakan Lhokbe lewat kamera trap.

"Harimau sumatera 'Lhokbe' diselamatkan dari Desa Lhok Bengkuang karena menimbulkan interaksi negatif, sehingga perlu diselamatkan demi keamanan dan keselamatan masyarakat maupun satwa harimau," jelas Agus.

Menurut Agus, harimau itu ditangkap petugas dengan kandang jebakan pada Juli lalu. Lhokbe ditangkap karena dinilai telah meresahkan masyarakat serta memangsa hewan ternak warga.

Usai ditangkap, Lhokbe sempat dibawa ke Kantor Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah 1 Tapaktuan-Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser untuk dilakukan observasi serta pemeriksaan medis.

"Hasil observasi dan pemeriksaan menunjukan kondisi Lhokbe sehat dan normal. Hal ini terlihat dari nafsu makan dan minum yang baik, tidak terdapat cacat fisik, dan respon terhadap lingkungan baik," jelas Agus.

"Setelah melalui proses observasi dan pemeriksaan medis lengkap serta kajian kelayakan lokasi pelepasliaran, Lhokbe akhirnya dilepasliarkan kembali ke habitatnya," terang Agus.



Simak Video "Gempa M 5,2 Guncang Banda Aceh, Tak Berpotensi Tsunami"
[Gambas:Video 20detik]
(agse/dpw)