Medan Direndam Banjir, Walkot Bobby: Karena Hujan Deras

Nizar Aldi - detikSumut
Kamis, 18 Agu 2022 17:11 WIB
Bobby Nasution saat meninjau sungai yang meluap (Nizar Aldi/detikSumut)
Bobby Nasution saat meninjau sungai yang meluap (Nizar Aldi/detikSumut)
Medan -

Hujan yang turun sejak Rabu (17/8) malam membuat Kota Medan direndam banjir. Berdasarkan catatan BPBD Medan jumlah warga yang terdampak banjir berjumlah 2.248 jiwa.

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengungkap sejumlah penyebab banjir yang terjadi hari ini, salah satunya karena turunnya hujan dengan intensitas tinggi. Selain itu juga aliran drainase yang tidak lancar hingga luapan air sungai. Misalnya di Sungai Sei Sikambing, terdapat dua tanggul yang jebol dan menggenangi rumah warga.

"Jadi karena hujan deras memang karena aliran drainase dan luapan sungai, tadi ada dua titik yang jebol dari sungai, jadi sehingga ini penanganan pertamanya kita bangun tanggul darurat dulu bersama-sama dengan BWS sudah menyetujui," kata Bobby Nasution saat meninjau Sungai Sei Sikambing, Kamis (18/8/2022).


Tanggul yang jebol tersebut kata Bobby untuk sementara dibangun tanggul darurat. Bobby mengklaim sudah membicarakan dan merekomendasikan untuk dibangun kembali tanggul permanen.

"Namun untuk tindakan permanennya sudah kita bicarakan tadi, sudah kita rekomendasi lah ya biarpun belum rekomendasi secara surat menyurat, namun permanennya sudah kita bicarakan juga," ujarnya.

Untuk jumlah titik banjir di Kota Medan, Bobby menyebutkan bahwa pihaknya menghitung per titik sungai yang ada. Di aliran Sungai Sikambing ini sendiri kata dia ada tiga titik yang jebol sehingga membanjiri pemukiman warga.

"Jadi kita ngitungnya kemarin per titik sungai ya, ada beberapa titik sungai yang kita datangi hari ini, ini aliran dari Sungai Sei Sikambing, di aliran Sei Sikambing ini ada tiga titik ya yang sampai masuk ke rumah warga," sebutnya.

Selain Sungai Sei Sikambing, banjir juga terjadi di sekitar aliran Sungai Sei Putih dan Sungai Sei Babura. Di Sungai Sei Putih dan Sungai Sei Babura sendiri terdapat empat hingga enam titik luapan.

"Itu yang di Sungai Sei Sikambing, masih ada Sungai Sei Putih dan ada juga Sei Babura, Sei Putih ada empat sampai enam titik, Sei Babura juga kurang lebih sama jumlahnya," tuturnya.

Untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi di Kota Medan, Bobby masih mengandalkan perbaikan drainase dan normalisasi sungai. Karena menurutnya kedua hal itu menjadi kata kunci dalam mengentaskan banjir di Kota Medan.

"Ya memang progres kita tetap sama drainase dan sungai karena dua ini kuncinya, drainase itu untuk banjir yang curah hujan di perkotaan atau di inti kotanya dan di pemukiman, dan untuk normalisasi sungai untuk banjir karena luapan sungai, jadi dua-duanya harus kita jalan kan bersamaan nggak boleh salah satu," tutupnya.

2.248 Warga Medan Terdampak Banjir Hari Ini. Baca Halaman Berikutnya:



Simak Video "Hati-hati! Ada Komplotan Penipu Wanita di Aplikasi Kencan, Motor Dibawa Kabur"
[Gambas:Video 20detik]