Ratusan Baliho Puan Maharani Presiden 2024 Mejeng di Medan

Nizar Aldi - detikSumut
Senin, 08 Agu 2022 19:13 WIB
Baliho Puan Maharani Presiden 2024 di Jalan Letda Sujono Medan. (Aldi/detikSumut)
Baliho Puan Maharani Presiden 2024 di Jalan Letda Sujono Medan. (Aldi/detikSumut)
Medan -

Ratusan baliho bertuliskan Puan Maharani Presiden 2024 mejeng di Medan. Baliho tersebut tampak di beberapa ruas jalan protokol di ibu kota Provinsi Sumatera Utara tersebut.

Dalam baliho tersebut terpampang gambar anak Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati itu memakai baju batik berwarna merah putih. Dengan tulisan 'Puan Maharani Presiden 2024, Perempuan Indonesia Bangkit'.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Roby Barus mengaku tidak mengetahui secara pasti jumlah baliho yang terpasang di Kota Medan. Akan tetapi dia memprediksi jumlahnya ada ratusan. "Datanya mengenai kongkret tidak ada sama kita, tapi untuk gambaran mungkin ada ratusan untuk di Medan," katanya kepada detikSumut, Senin (8/8/2022).


Baliho Puan Maharani tersebut terpasang seperti di Jalan Letda Sujono, Jalan Yos Sudarso dan Jalan Gajah Mada. Roby mengungkapkan baliho tersebut di pasang oleh kader partai PDI Perjuangan. "Saya rasa itu yang masang kader-kader PDI Perjuangan," ungkap Roby.

Kendati Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri belum menentukan sosok yang akan diusung oleh partai, Roby menilai pemasangan baliho tersebut sah-sah saja. Apalagi ada juga kader PDI Perjuangan yang melakukan hal serupa.

"Ibu Megawati belum menentukan siapa calon presiden dari PDI Perjuangan, persoalan baliho-baliho Bu Puan itu kan sah-sah saja, ada beberapa kader kita yang lain juga yang buat seperti itu kan, tapi tetap nanti semua itu keputusannya di ketua umum Ibu Megawati," ujarnya.

Selaku Sekretaris PDI Perjuangan Kota Medan, Roby menyebutkan akan mendukung siapapun sosok yang akan dipilih Megawati selaku Ketua Umum partai tersebut.

"Medan ya kita mendukung lah siapa pun nanti yang diusung oleh ibu ketua umum pasti kita dukunglah," sebutnya.

Akan tetapi sampai saat ini, dia mengaku belum berani berspekulasi tentang sosok yang akan diusung oleh partai. Hal itu karena mereka belum dibenarkan berbicara mengenai calon presiden.

"Tapi sampai hari ini kita belum berani berspekulasi karena memang kita tidak dibenarkan untuk ini kan berbicara mengenai bacapres," tutupnya.



Simak Video "Di Depan Bumil, Puan Ungkap Alasan Dorong Cuti Melahirkan Jadi 6 Bulan"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)