Presiden Joko Widodo telah menunjuk Mayjen TNI Achmad Marzuki sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Aceh. Marzuki rencananya akan dilantik oleh Mendagri Tito Karnavian dalam rapat paripurna di DPR Aceh. Pelantikan digelar Rabu lusa.
detikSumut memperoleh salinan surat rencana pelantikan tersebut dari Wakil Ketua DPR Aceh Safaruddin. Surat itu ditujukan ke Ketua DPR Aceh dengan hal pelaksanaan pelantikan Penjabat Gubernur Aceh.
Dalam disebut, pelantikan digelar Rabu (8/7/2022) di Gedung DPR Aceh. Pelantikan dilakukan Mendagri Tito di depan Ketua Mahkamah Syar'iyah Aceh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berkenaan dengan hal tersebut, Bapak Menteri Dalam Negeri berkenan melantik Sdr. Achmad Marzuki sebagai Penjabat Gubernur Aceh di hadapan Ketua Mahkamah Syar'iyah Aceh dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh pada Hari Rabu, 6 Juli 2022 Pukul 08.30 WIB bertempat di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh," bunyi salah satu poin surat seperti dikutip detikSumut, Senin (4/7/2022).
Baca juga: TNI Aktif Ditunjuk Jadi Pj Gubernur Aceh |
Safaruddin mengaku, pihaknya akan melakukan persiapan untuk menggelar pelantikan. Persiapan itu termasuk kehadiran anggota DPR Aceh dan lainnya.
"Karena kita baru mendapat kabar ini, maka sedang mempersiapkan terkait agenda tersebut. Terutama menyangkut kehadiran anggota dan persiapan pelantikan," kata Safaruddin saat dimintai konfirmasi detikSumut.
Sebelumnya, DPR Aceh mengusulkan tiga nama sebagai Pj gubernur Aceh. Ketiganya adalah Mayjen TNI Achmad Marzuki, Indra Iskandar, dan Safrizal ZA.
Mayjen TNI Achmad Marzuki adalah mantan Pangdam Iskandar Muda (IM). Dia sejak 25 Maret bertugas sebagai Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Kewaspadaan Nasional Lemhannas. Sore tadi, Achmad Marzuki dilantik sebagai Staf Ahli Mendagri
Sedangkan Indra Iskandar saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI. Terakhir Safrizal ZA merupakan Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) di Kemendagri.
(agse/astj)