Beli Rumah Dengan Hasil Pertanian Dapat Bonus Babi Besar

Tim detikTravel - detikSumut
Minggu, 03 Jul 2022 17:22 WIB
Orang-orang yang Hidup Bersama Babi
Ilustrasi: Foto ini hanya untuk melengkapi pemberitaan dan bukan foto terkait dalam berita. Dok. Facebook Junior the Evil Pig, AFP, thisisprimary
Medan -

Hai detikers, ini ada berita unik dari Cina. Saat ini, pasar properti di negeri tirai bambu tersebut sedang melambat. Bahkan bisa dibilang turun drastis akibat pandemi COVID-19.

Penjualan rumah turun sampai 31,5% dari bulan Januari ke bulan Mei. Sementara jika dihitung dari bulan Mei tahun lalu, penjualan rumah di China turun sebesar 59%.

Pemerintah China turut turun tangan mengatasi masalah ini. Mereka menurunkan bunga pinjaman dan mempermudah aturan membeli rumah. Bukan hanya itu saja, para pengembang bisnis perumahan juga membuat promo unik.


Contohnya salah satu developer perumahan di China menempuh cara ekstrem untuk menarik para pembeli. Warga yang membeli rumah di sana akan mendapat bonus babi hidup.

Central China Real Estate, developer perumahan terbesar di provinsi Henan menawarkan promo yang unik dan beda dari biasanya. Siapa saja yang berminat membeli rumah dari developer itu akan mendapatkan hadiah langsung berupa seekor babi yang masih hidup.

Bukan sekadar babi biasa yang akan dihadiahkan oleh developer itu, melainkan babi yang beratnya mencapai 100 kilogram per ekornya. Babi seberat itu bernilai sekitar US$ 350 atau sekitar Rp 5,2 jutaan jika dirupiahkan.

"Beli rumah dan dapatkan babi 'Peppa Pig' seberat 100 Kilogram. Dapatkan kehidupan yang lebih baik dalam satu kesempatan," demikian bunyi iklan yang diunggah developer tersebut lewat akun WeChat mereka.

Babi sendiri merupakan sumber protein utama yang dikonsumsi warga China. Babi adalah salah satu komoditas perdagangan penting warga di sana.

Selain menjanjikan hadiah babi hidup bagi para calon pembeli, developer di China juga menyebut akan menerima pembayaran DP rumah dengan hasil pertanian seperti gandum dan bawang putih.

"Selama musim panen bawang putih seperti sekarang, perusahaan membuat kebijakan yang menguntungkan para petani bawang di daerah Qi. Kami membantu para petani dengan cinta dan membuat mereka lebih mudah membeli rumah," ujar pihak Central China Real Estate dalam iklan di WeChat.

Meski saat ini iklan itu sudah dihapus, tapi berita itu sudah terlanjur menyebar di media sosial Weibo. Publik China sendiri menilai iklan tersebut menunjukkan bahwa pihak developer sudah putus asa dalam menggaet calon pembeli rumah.



Simak Video "Ilmuwan Belgia Teliti Reaksi Unik Babi pada Musik"
[Gambas:Video 20detik]
(bpa/bpa)