Komisioner KPK Asal Sumut Lili Pintauli Segera Jalani Sidang Etik

Tim detikNews - detikSumut
Minggu, 03 Jul 2022 16:00 WIB
Lili Pintauli Siregar
Foto: Dok. KPK
Medan -

Anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar akan segera menjalani sidang kode etik terkait dugaan penerimaan fasilitas menonton MotoGP Mandalika beberapa waktu lalu.

Perempuan asal Sumatera Utara (Sumut) itu, direncanakan akan menjalani sidang etik secara tertutup pada Selasa (5/7/2022) di Jakarta. Ancaman sanksi etik kembali menghantui Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar.

Ini merupakan sidang etik kedua yang dihadapi Lili Pintauli Siregar. Kasus pertama terkait pelanggaran etik dimana Lili Pintauli Siregar dijatuhi sanksi etik pemotongan gaji.


Sanksi itu diberikan karena adanya penyalahgunaan pengaruh dan hubungannya dengan pihak beperkara di KPK, yakni Wali Kota Tanjungbalai nonaktif M Syahrial.

Sementara dalam kasus saat ini, Lili Pintauli diduga menerima tiket penginapan dan tiket MotoGP Mandalika. Diketahui, Dewas KPK telah meminta konfirmasi pihak BUMN, yakni PT Pertamina, untuk membawa dokumen-dokumen yang berhubungan dengan perkara ini.

Dokumen itu antara lain tiket MotoGP pada Grandstand Premium Zone A-Red dan penginapan di Amber Lombok Beach Resort. Sebagaimana diketahui, persidangan etik untuk Lili itu akan digelar secara tertutup. Kecuali pembacaan putusannya.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Dewas KPK (Perdewas) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pemeriksaan dan Persidangan Pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK. Lebih tepatnya aturan itu termaktub pada Pasal 8 ayat (1), yang isinya sebagai berikut:

Majelis menyidangkan dugaan pelanggaran kode etik secara tertutup, kecuali pembacaan putusan yang dilakukan secara terbuka. Sebelumnya, Lili Pintauli Siregar diisukan mengundurkan diri menjelang sidang etik dirinya pada 5 Juli mendatang.

Dia diisukan mundur dari kursi pimpinan KPK karena dugaan gratifikasi yang diterimanya saat gelaran MotoGP Mandalika, Maret lalu. Lili diketahui dilaporkan ke Dewas KPK terkait dugaan penerimaan fasilitas dan akomodasi menonton MotoGP Mandalika pada Maret 2022.

Dewas KPK pun telah meminta konfirmasi pihak BUMN, yakni PT Pertamina. Dewas meminta pihak Pertamina membawa dokumen-dokumen yang berhubungan dengan perkara ini. Namun, Dewas KPK tak merinci terkait apa saja yang digali terhadap Lili. Dewas KPK meminta agar ditanyakan langsung kepada Lili.



Simak Video "Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Resmi Ajukan Pengunduran Diri!"
[Gambas:Video 20detik]
(bpa/bpa)