Diduga Korban Bully, Mahasiswi di Makassar Jatuh dari Lantai 6

Tim detikSulsel - detikSumut
Jumat, 01 Jul 2022 07:52 WIB
Mahasiswi di Makassar tewas usai lompat dari Lantai 6 Gedung graha Pena (Dok. Istimewa).
Mahasiswi di Makassar tewas usai lompat dari Lantai 6 Gedung graha Pena (Dok. Istimewa).
Medan -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda, pembaca, yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang mahasiswi, RP (21) tewas karena diduga melompat dari lantai 6 Gedung Graha Pena, Makassar. Rekan dari RP, CH mengatakan jika korban sebelumnya menjadi korban bully oleh sejumlah rekannya.

"Jadi sering di-bully," ujar CH seperti dikutip dari detikSulsel, Jumat (1/7/2022).


CH mengatakan korban memang memiliki masalah dengan salah seorang rekannya. Korban disebut sudah meminta maaf, namun setelah itu korban justru merasa di-bully

"Jadi dia ini mencuri uang temannya Rp 1,3 juta. Nah, temannya lapor polisi. Setelah dia tahu temannya lapor polisi dia langsung ngaku kalau dia ambil itu uang. Makanya di situ mi di-bully terus dia," ucap CH.

CH tidak menjelaskan apakah korban diduga nekat melompat dari lantai 6 karena masalah yang dialaminya itu. CH juga menyayangkan bully-an yang dialami korban.

"Setahu saya begitu. Makanya kita juga sayangkan kalau ada bully-membully seperti itu," sebutnya.

Untuk diketahui, korban RP ditemukan tewas pada Rabu (29/6) kemarin. Dia diduga melompat dari Gedung Graha Pena, Makassar saat sedang mengikuti program kerja lapangan di gedung tersebut.

Karena adanya peristiwa ini, 11 orang mahasiswi PKL lainnya yang merupakan rekan dari korban dipulangkan oleh pihak kampus. 11 orang mahasiswi ini disebut trauma akibat peristiwa yang dialami RP.

Akibat insiden ini, 11 mahasiswi PKL rekan korban RP dipulangkan oleh pihak kampus. Para rekan korban disebut trauma akibat insiden yang dialami oleh RP.

"Jadi mereka di sana ada 12 orang sedang melakukan magang dalam program MBKM di Graha Pena Makassar, termasuk RP," kata dosen pembimbing korban, Dion, Rabu (29/6).

"Hari ini juga kita akan tarik, pihak kampus sudah berada di sana untuk berkomunikasi dengan mereka," sambung Dion.



Simak Video "Ratusan Pembalap Liar di Makassar Adu Kecepatan di Arena Resmi"
[Gambas:Video 20detik]
(afb/afb)