Riay

Gubernur Riau Sebut Banyak Warganya Berobat ke Malaysia, Ini Alasannya

Raja Adil Siregar - detikSumut
Senin, 20 Jun 2022 13:46 WIB
Gubernur Riau Syamsuar
Gubernur Riau Syamsuar. (Foto: Istimewa)
Pekanbaru -

Gubernur Riau Syamsuar menyebut banyak warganya yang memilih berobat ke Malaysia. Menurut Syamsuar, pelayanan rumah sakit di Negeri Jiran dinilai lebih bagus.

Hal tersebut disampaikan Syamsuar saat merilis aplikasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Pekanbaru. Syamsuar awalnya bercerita soal pernah bertemu Menteri Kesehatan, Budi Gunadi.

"Saya ada menghadap Menkes dan saya bilang sejak jalur dibuka banyak orang Riau berobat ke Malaysia," kata Syamsuar, Senin (20/6/2022).


Mendengar kalimat politisi Golkar tersebut, Budi Gunadi langsung menanyakan alasan banyak warga Riau berobat ke rumah sakit di Malaysia. Syamsuar pun menyebut soal pelayanan.

"Saya ditanya, kenapa begitu. Ya, karena pelayanannya bagus. Tempat kita bagus juga, tapi kalau dibandingkan di Mahkota (RS di Malaysia) itu jauh tertinggalnya. Makanya orang Riau banyak berobat di situ," kata Syamsuar.

Syamsuar mengaku rumah sakit di Negeri Jiran banyak yang seolah-olah di Indonesia. Di mana pasien datang dari Riau, Kepulauan Riau dan Sumatera Barat.

"Boleh tinjau ke situ. Kalau kita lihat RS itu seperti rumah sakit di Indonesia, orang Indonesia semua isinya, paling banyak dari Riau, Kepulauan Riau dan Sumatera Barat," katanya.

Mendengar hal itu, Budi Gunadi semakin penasaran. Dia mengaku akan mengirim tim ke Malaysia.

"Sampai beliau penasaran. Beliau bilang nanti bantu Pak Kepala Dinas, tugaskan staf survei ke Malaysia. Saya waktu itu ingin ada rumah sakit vertikal di sini yang tipe A supaya mengimbangi Malaysia dan orang tidak banyak ke Malaysia," kata Syamsuar.

Tak hanya itu, Syamsuar mengaku banyak pimpinan rumah sakit datang menemuinya di Pekanbaru. Salah satunya untuk bangun rumah sakit bertaraf internasional di Riau.

"Saya sudah beberapa manager RS dari Malaysia sudah ketemu saya pengen bangun di Riau. Tapi karena jiwa saya nasionalis masih tinggi saya bilang jangan. Banyak rumah sakit bagus-bagus di Riau, ada Eka Hospital, ada Awal Bros, ada PMC. Cobalah lihat, tak kalahlah sama rumah sakit awak tu," katanya.

Jawaban itu justru mendapat tantangan dari Menkes. Menkes minta dibangun RS bertaraf internasional untuk tantangan pelayanan agar maksimal.

"Pak menteri malah kasih tantang saya. Biar ada tantangan seluruh rumah sakit di sana," katanya.



Simak Video "Kebakaran Rumah Sakit Jiwa Solo Akibatkan 2 Pasien Tewas!"
[Gambas:Video 20detik]
(ras/dpw)