Jambi

Pinto Jayanegara Yakin Elektabilitas Golkar & Airlangga Segera Meroket

Ferdi Almunanda - detikSumut
Minggu, 12 Jun 2022 10:35 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto
Foto: Anggi Muliawati/detikcom
Jambi -

Mesin politik partai Golkar seperti mesin diesel ditangan Airlangga Hartanto saat ini. Langkah-langkah politik Airlangga itu dinilai bakal meroket menjelang 20 bulan menuju Pemilu 2024.

Dikatakan Pinto Jayanegara yang juga mantan pengurus DPP Golkar periode Aburizal Bakrie, Setnov dan Airlangga, jika saat ini Airlangga mampu membangun koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Pinto bahkan yakin akhir tahun ini atau awal tahun 2023 elektabilitas Airlangga akan meroket di atas 10%.

"Dengan koalisi itu, presidential threshold 20% sudah dirangkuh, Golkar dan PPP adalah partai berpengalaman puluhan tahun, dan PAN sekalipun muda, tetapi adalah partai produk reformasi yang akan berfungsi memperkokoh koalisi tersebut untuk memenangkan pemilu 2024," kata Pinto yang juga Wakil Ketua DPRD Jambi, di DPD Partai Golkar Jambi, Minggu (12/6/2022).


Politisi Golkar Jambi ini juga menyebutkan mesin partai Golkar akan mencapai puncak kapasitasnya setelah sukses konsolidasi seluruh jajaran dan unsur partai, dari pusat, propinsi, kabupaten/kota, kecamatan hingga pedesaan di seluruh Indonesia.

Aura kemenangan Golkar itu semakin terlihat dengan turun gunungnya Akbar Tanjung, tokoh legendaris Golkar yang memenangkan Pemilu tahun 2004 itu ke Jambi hari ini. Ketua Dewan Kehormatan DPP Golkar itu setiap minggu tidak lelahnya mengunjungi kader Golkar di seluruh Indonesia. Jumat lalu, ke DPD Golkar DKI Jakarta, seminggu sebelumnya ke DPD Golkar Jabar, lalu ke Banten, Jatim, Jogya, Medan, Maluku Utara dan lainnya.

Melihat perkembangan tersebut, Wakil Ketua DPRD Propinsi Jambi jebolan Universitas Indonesia dan Queensland Universty itu yakin Airlangga Hartarto berpeluang besar untuk maju ke gelanggang Pilpres Februari 2024 nanti.

"Lebih dari itu, dengan KIB diperluas serta membaiknya kondisi perekonomian nasional, akan menjadi modal politik yang akan mengantarkan Menko Perekonomian itu menjadi Presiden RI ke-8," ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Jambi Pinto Jaya NegaraWakil Ketua DPRD Jambi Pinto Jayanegara Foto: DPRD Jambi

Namun, kata Pinto, kanta kunci sukses kemenangan Golkar adalah konsolidasi organisasi. Itu sudah dibuktikan ketika Golkar menjaga pemenang pemilu tahun 2004 dengan slogan 'bersatu untuk maju', lalu sekarang diadaptasi menjadi 'bersatu untuk menang'.

"Sayangnya, sekalipun Golkar pernah jaya 20 tahun yang lalu, akan tetapi belum pernah menempatkan kader terbaiknya. Dalam siklus 20 tahun. Inilah kesempatan Golkar merebut kembali kemenangannya, bukan hanya memperoleh kursi terbanyak di DPR RI yaitu 128 kursi, sebesar 21,58%, melebihi presidential threshold yang berlaku saat ini," terang Pinto.

"Bahkan di pemilu 2004, PDIP malah hanya 18,53%, berdasarkan fakta empirik tersebut, sangat realistis jika Ketua Umum Golkar Airlangga Hartato mematok target Golkar pada pemilu mendatang sama dengan sukses 2004 tersebut, ucapnya.

Dengan majunya Airlangga menjadi presiden, Golkar akan memetik dampak ekor jas, coat tail effect yang akan memicu peningkatan perolehan suara di parlemen.

"Itu diperoleh Partai Demokrat pada Pemilu 2004 dan 2009, serta PDIP ketika kadernya capres 2014 dan 2019. Partai Golkar akan memetik dampak yang sama jika Airlangga diusung jadi Capres," sebut Pinto menegaskan

Karena itu, lanjut Pinto, konsolidasi partai menjadi sangat penting. Slogan 'bersatu untuk menang' mutlak tertanam di hati setiap kader menuju Pemilu 2024 nanti.



Simak Video "Fahmi Idris Wafat, Akan Dimakamkan di Tanah Kusir"
[Gambas:Video 20detik]
(ncm/ega)