Jambi

7 Proyek Strategis di Jambi Diusulkan ke Pusat, DPRD Minta Percepat

Ferdi Almunanda - detikSumut
Selasa, 31 Mei 2022 14:25 WIB
Gubernur Jambi Al Haris dan Waka DPRD Faisal Riza
Foto: Foto: Gubernur Jambi Al Haris dan Waka DPRD Faisal Riza (Dok. Istimewa)
Jambi -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi tengah mengusulkan sejumlah program infrastruktur, untuk menjadi Proyek Strategis Nasional tahun 2023. Proyek strategis ini diminta Pemprov ke Pemerintah Pusat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Provinsi Jambi merupakan provinsi yang paling strategis, karena terletak di tengah tengah di pulau Sumatera, untuk prioritas pembangunan sangat di butuhkan untuk menyambung perekonomian masyarakat, terutama insfrastruktur jalan tol Betung Jambi, dan pelabuhan," kata Gubernur Jambi Al Haris, Selasa (31/5/2022).

Al Haris mengemukakan ada 7 usulan percepatan pembangunan proyek strategis kepada Pemerintah Pusat. Usulan itu disampaikan Al Haris ketika menghadiri Focus Group Discussion (FGD) di Jakarta yang dihadir Menkomarves RI, Menko Perekonomian RI dan Menteri BUMN.


Al Haris menegaskan isu strategis untuk rencana pembangunan 2023 adalah pemantapan pembangunan ekonomi, ketimpangan antar wilayah dan ketenagakerjaan yang ada di Provinsi Jambi.

Isu strategis itu disebut Haris, terangkum dalam lima skala prioritas yang nantinya akan sangat berperan dan membantu untuk perkembangan masing-masing kabupaten dan kota dalam Provinsi Jambi.

"Kelima skala prioritas itu, peningkatan produktivitas daerah, pembangunan infrastruktur daerah, pembangunan manusia, peningkatan lingkungan hidup dan peningkatan tatakelola pemerintahan,'' ujar Al Haris.

Tujuh usulan proyek strategis nasional ini dikatakan Al Haris berupa percepatan pembangunan ruas jalan tol trans sumatera (JTTS) Di Provinsi Jambi kemudian penetapan kawasan strategis nasional seperti Candi Muaro Jambi dan penetapan kawasan strategis pariwisata nasional Kerinci Seblat.

Tidak hanya itu, Haris juga menyebutkan penetapan Georpark Merangin menjadi world herittage juga termasuk usulan dari Pemprov Jambi, bahkan penetapan kawasan industri kemiking juga disampaikan dan penetapan kawasan Ekonomi Ujung Jabung serta penetapan pembangunan bendungan Merangin.

"Proyek-proyek itu mesti digodok agar dapat dibantu oleh Pemerintah pusat, dan ini sangat membantu kesejahteraan masyarakat Jambi," terang Haris.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Jambi Faisal Riza ikut mendorong pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan proyek-proyek strategis nasional di Provinsi Jambi itu.

Menurutnya, 7 proyek strategis nasional yang disampaikan Pemprov Jambi di FGD bersama pihak Pemerintah pusat butuh percepatan pembangunan.

Faisal juga mengatakan jima Provinsi Jambi menjadi salah satu penyumbang terbesar dari sektor migas. Sebab itu, ia berharap pemerintah pusat memperhatikan percepatan pembangunan yang diusulkan Provinsi Jambi.

"Jadi kalau kita bicara kontribusi Jambi terhadap pembangunan nasional luar biasa, untuk minyak kita nomor 7 sedangkan gas nomor 9 terbesar. Oleh karena itu kami berharap Jambi mendapat perhatian terhadap percepatan pembangunan karena postur APBD Pemprov Jambi sangat kecil untuk membangun Jambi secara keseluruhan. Salah satunya membangun pelabuhan Ujung Jabung, sangat berat kalau dibebankan ke APBD," kata Faisal.

Ia sangat berharap Jambi mendapat dukungan dari Kementerian terkait untuk merealisasikan proyek-proyek strategis nasional tersebut, agar perekonomian Provinsi Jambi juga meningkat.

(akd/ega)