Gajah Mati di Bengkalis Sedang Hamil dan Akan Melahirkan

Riau

Gajah Mati di Bengkalis Sedang Hamil dan Akan Melahirkan

Raja Adil Siregar - detikSumut
Kamis, 26 Mei 2022 19:49 WIB
Gajah Sumatera ditemukan mati di Bengkalis, Riau.
Gajah Sumatera ditemukan mati di Bengkalis, Riau. (Foto: istimewa)
Bengkalis -

BKSDA Riau menurunkan tim ke lokasi penemuan bangkai gajah Sumatera di kawasan konsesi PT Riau Abadi di Bengkalis, Riau. Terhadap bangkai gajah yang diperkirakan berusia 25 tahun dilakukan nekropsi untuk mengetahui penyebab kematian.

"BKSDA Riau langsung menurunkan tim medis dan Polisi Kehutanan menuju lokasi untuk melakukan nekropsi didampingi dokter hewan dari Kesehatan Hewan Duri," kata Plt Kepala BKSDA Riau, Fifin Jogasara, Kamis (26/5/2022).

"Saat dilakukan nekropsi diketahui bahwa gajah dalam kondisi mengandung dan akan segera melahirkan anaknya. Tim lalu mengambil sample hati, dinding usus, paru, dan kotoran gajah untuk uji laboratorium," sambungnya.


Setelah sampel diambil, bangkai gajah Sumatera dikuburkan di lokasi dengan bantuan alat berat. Sedangkan sampel bagian organ satwa akan segera dikirim ke Balai verteriner, Bukit Tinggi, Sumatera Barat untuk mengetahui penyebab kematian gajah.

BKSDA belum bisa menyimpulkan penyebab kematian gajah tersebut. Namun, saat terjun ke lokasi diketahui dari mulut dan anus gajah keluar darah.

Diketahui bangkai gajah mati ditemukan di titik koordinat N 01° 4' 48" E 101° 27' 21". Lokasi itu masuk dalam konsesi PT Riau Abadi Lestari yang berdampingan dengan kebun sawit masyarakat.

Sebelumnya seekor gajah liar ditemukan mati di dalam kawasan konsesi akasia PT Arara Abadi, Bengkalis, Riau. Gajah mati dengan kondisi memprihatinkan, di mana mulutnya mengeluarkan darah.

Kapolsek Pinggir Bengkalis, Kompol Maitertika mengatakan gajah pertama kali ditemukan seorang pekerja. Di mana ada informasi dari seorang pekerja melihat gajah tertidur pada Selasa (24/5).

"Ada pekerja yang tidak ketahui namanya di KM 9 Koto Pait mengatakan ada gajah yang posisinya tertidur dari Selasa pagi. Di mana saat itu saksi akan pulang," terang Maitertika, Kamis (26/5/2022).

Selanjutnya informasi itu disampaikan ke Pamusuk Siregar petugas BKSDA yang saat itu tengah melaksanakan patroli rutin. Kemudian tim melakukan penyisiran di sekitar lokasi guna mengetahui penyebab gajah mati.

"Setiba di lokasi kami menginformasikan kepada BKSDA Riau. Dalam hal ini tim BKSDA menurunkan team paramedis hewan untuk dilakukannya nekropsi dan identifikasi penyebab kematian," katanya.



Simak Video "Dramatis! Proses Evakuasi Anak Gajah dari Galian di Riau"
[Gambas:Video 20detik]
(ras/astj)