Antisipasi Hepatitis Misterius, Warga Diimbau Terapkan PHBS dan Prokes

Goklas Wisely - detikSumut
Kamis, 05 Mei 2022 17:11 WIB
The word Hepatitis is written on wooden blocks next to tablets on a blue background. Medical concept
Ilustrasi hepatitis akut misterius. (Foto: Getty Images/iStockphoto/ALENA DZIHILEVICH)
Medan -

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengimbau masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan menaati protokol kesehatan, mengantisipasi penyebaran penyakit hepatitis akut misterius. Penyakit misterius ini telah dijumpai di sejumlah negara, termasuk di Indonesia.

"Kalau kita bisa menghadapi COVID-19, untuk hepatitis akut ini kita juga pasti bisa. Tentu dengan PHBS dan taati protokol kesehatan. Karena ini masih masa pandemi COVID-19 juga," kata Kepala Dinkes Sumut Ismail Lubis, Kamis (5/5/2022).

Ada beberapa pola hidup sehat yang diyakini bisa memperkecil peluang tertular hepatitis, antara lain memasak makanan hingga benar-benar matang sebelum dimakan, meminum air bersih yang sudah dimasak hingga mendidih di titik 100 derajat celsius.


Kemudian mencuci tangan sebelum makan, setelah memegang uang dan tetap menjaga pola hidup sehat dengan memakan makanan bergizi.

Selain itu, ia juga mengimbau bila ada tetangga yang sakit dengan kondisi demam, selera makan berkurang, kulit atau mata berwarna kuning disertai mencret, mual, dan muntah - muntah segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Terutama ini kasusnya lebih ke anak - anak, bukan orang dewasa. Anak-anak kisaran umur 0-5 tahun. Makanya kita lakukan PHBS," tegasnya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan RI melaporkan tiga kematian anak diduga akibat hepatitis, Minggu (1/5/2022).

Hal itu menyusul ratusan kasus hepatitis misterius yang dilaporkan sejumlah negara. Tak diketahui penyebab penyebarannya hingga kini. Ketiga pasien tersebut merupakan pasien rujukan dari rumah sakit di kawasan Jakarta Timur dan Jakarta Barat.

Pasien tersebut sempat mengalami gejala berupa mual, muntah, diare berat, demam, kuning, kejang dan penurunan kesadaran.

"Selama masa investigasi, kami menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tetap tenang," ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Siti Nadia Tarmizi dalam laman resmi Kemenkes RI, Minggu (1/4/2022).



Simak Video "Kemenkes Sebut Hepatitis Akut Misterius Bisa Menyebar Lewat Udara"
[Gambas:Video 20detik]
(dpw/dpw)