Pemkab Labura Belikan Ratusan Anak Yatim Piatu Pakaian Lebaran

Ahmad Fauzi Manik - detikSumut
Rabu, 27 Apr 2022 10:02 WIB
Anak yatim piatu saat diajak berbelanja baru lebaran.
Anak yatim piatu saat diajak berbelanja baru lebaran. (Foto: Istimewa)
Labura -

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara (Sumut) berbagi kebahagiaan dengan ratusan anak yatim piatu di bulan Ramadhan. Ratusan anak tersebut dibelikan pakaian lebaran dan memilih sesuai keinginan mereka sendiri.

"Anak-anak ini juga berhak ikut merayakan hari kemenangan dan mereka juga tentu ingin berbahagia," ujar Bupati Labura Hendriyanto Sitorus kepada detikSumut, Rabu (27/4/2022).

Hendriyanto mengaku awalnya teringat tradisi orangtua membelikan baju baru untuk dipakai anaknya saat Idul Fitri di akhir Ramadhan. Seketika dia terbayang nasib anak-anak yang tidak mempunyai orangtua lagi. Sehingga hatinya tergerak membelikan pakaian baru untuk anak yatim piatu.


"Saya kemudian mengajak seluruh pimpinan OPD, kepala bagian dan camat untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Akhirnya dengan semangat kebersamaan, apa yang kami lakukan ini mudahan-mudahan bisa membuat mereka senang, bahagia dan ceria," ungkapnya.

Berdasarkan data yang diberikan para lurah dan kepala desa, terdapat 200 anak yang akan mendapatkan pakaian baru. Mereka tersebar di berbagai kelurahan dan desa yang ada di Labura.

Para anak tersebut diajak serta saat membeli pakaiannya, untuk yang sudah remaja bisa memilih sesuai selera mereka. Mereka didampingi oleh aparat kelurahan/desa masing-masing serta guru bagi anak yang berada di sekolah saat kegiatan ini dilakukan.

"Mana tahu selama ini ada pakaian yang mereka idamkan, mudah-mudahan dengan diberikan kesempatan memilih ini mereka jadi bisa memilikinya," jelas Bupati.

Bupati Hendriyanto Sitorus mengatakan kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari yakni 25-26 April 2022. Anak-anak yang dibelikan pakaian itu, berusia dari mulai balita hingga remaja belasan tahun yang duduk di bangku SMA.



Simak Video "Nyaris Sebulan Banjir di Labura Tak Surut, Warga Hidup di Atas Air!"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)