Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam gabungan mahasiswa Kota Palembang menaburkan garam di halaman Kantor Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel). Aksi itu dilakukan sebagai simbol meminta hujan turun untuk membantu meredakan kabut asap yang menyelimuti Palembang.
Pantauan detikSumbagsel, Selasa (6/10/2026), puluhan mahasiswa membuat lingkaran di halaman Kantor Gubernur Sumsel. Mereka kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya sambil menaburkan garam.
Aksi tersebut dilakukan mahasiswa dengan harapan hujan segera turun di Palembang sehingga kabut asap yang semakin pekat dapat mereda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semoga hujan segera turun ," kata salah satu pengunjuk rasa, Selasa (6/10/2026).
Selain meminta hujan, mahasiswa juga berharap dapat bertemu langsung dengan Gubernur Sumsel Herman Deru. Mereka ingin menyampaikan langsung aspirasi terkait kondisi kabut asap yang melanda Palembang.
Mahasiswa bahkan membawa garam yang rencananya akan diberikan kepada Herman Deru jika gubernur menemui mereka.
Usai melakukan aksi menabur garam, para mahasiswa kemudian duduk bersama di halaman Kantor Gubernur Sumsel. Mereka masih bertahan sambil menunggu gubernur ataupun perwakilan Pemprov Sumsel menemui mereka.
Puluhan mahasiswa masih menduduki halaman Kantor Gubernur Sumsel. Meski kondisi kabut asap semakin pekat, mahasiswa tetap bertahan di lokasi. Mereka berharap tuntutan dan kondisi kabut asap yang terjadi di Palembang mendapat perhatian dari Pemprov Sumsel.
Asisten 1 Pemprov Sumsel Apriyadi pun menemui massa dan menerima semua tuntutan dari massa yang akan disampaikan kepada Gubernur Sumsel Herman Deru.
