PJJ untuk TK/PAUD hingga SMP di Jambi Diperpanjang

Sumatera Selatan

PJJ untuk TK/PAUD hingga SMP di Jambi Diperpanjang

Ferdi Almunandar - detikSumbagsel
Senin, 05 Okt 2026 13:30 WIB
Ilustrasi siswa SD. (Gemini AI)
Ilustrasi siswa SD (Gemini AI)
Jambi -

Pemerintah Kota Jambi kembali memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk seluruh jenjang dari TK/PAUD, SD hingga SMP pada hari ini. Keputusan itu diambil karena kualitas udara masih berada pada kategori sangat tidak sehat bahkan berbahaya akibat kabut asap karhutla.

"PJJ diperpanjang mulai 5 Oktober untuk seluruh jenjang TK/PAUD, SD dan SMP. Pelaksanaannya akan melihat perkembangan kualitas udara dan akan disesuaikan kembali apabila kondisi sudah dinyatakan aman," kata Juru Bicara Pemkot Jambi, Saleh Ridho, Senin (5/10/2026).

Saleh mengatakan sistem daring ini diperpanjang lantaran menjaga keselamatan dan kesehatan peserta didik. Ini juga menjadi pertimbangan utama Pemkot Jambi dalam hal ini Walkot Jambi dalam keputusan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sistem daring juga mengacu pada Surat Edaran Kemendikdasmen Nomor 20 Tahun 2026 dan Surat Edaran Wali Kota Jambi Nomor 29 Tahun 2026 tentang antisipasi dampak pencemaran udara terhadap kegiatan belajar mengajar.

"Yang menjadi pertimbangan utama adalah keselamatan dan kesehatan anak-anak. Hak belajar peserta didik tetap harus dipenuhi melalui pembelajaran daring," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Selama PJJ, kepala satuan pendidikan, tenaga kependidikan dan guru tetap melaksanakan tugas dari sekolah. Guru juga diwajibkan memberikan materi pembelajaran secara daring agar proses belajar siswa tetap berjalan.

"Pendidikan tetap berjalan. Hanya pola pembelajarannya yang disesuaikan dengan kondisi udara. Guru dan tenaga kependidikan tetap menjalankan tugas untuk memastikan proses pembelajaran berlangsung efektif," katanya.

Pemkot juga meminta orang tua atau wali peserta didik melakukan pengawasan selama PJJ. Anak-anak diminta tidak melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat, sangat tidak sehat hingga berbahaya.

Berdasarkan data pemantauan IQAir yang terlihat pada pukul 07.00 WIB hari ini menunjukkan AQI US 482 kategori berbahaya dengan PM2.5 sebesar 316,5 µg/m³.

Kabut asap juga masih terlihat menyelimuti sejumlah kawasan Jambi pagi ini. Kondisi langit yang berkabut menjadi gambaran bahwa persoalan kualitas udara belum sepenuhnya membaik, sehingga aktivitas pendidikan di luar ruangan masih dinilai berisiko.

"Kita mengimbau, selama daring dilaksanakan kita harap anak-anak yang melaksanakan daring tetap berada di rumah dan tidak melakukan aktivitas penuh di luar karena ISPU tidak baik buat kesehatan," ujarnya.

"Orang tua juga diminta ikut mengawasi aktivitas anak selama PJJ dan memastikan anak mengikuti pembelajaran dengan baik yang pasti tetap jaga kesehatan selama ISPU sudah kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya," sambungnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads