Langit di Jambi Menguning Akibat Kabut Asap, Udara Sempat Berbahaya

Jambi

Langit di Jambi Menguning Akibat Kabut Asap, Udara Sempat Berbahaya

Ferdi Almunandar - detikSumbagsel
Rabu, 30 Sep 2026 12:20 WIB
Langitdi Kota Jambi menguning pada pagi hari akibat kabut asap
Langit di Kota Jambi menguning pada pagi hari akibat kabut asap (Foto: Ferdi Almunandar)
Jambi -

Langit Kota Jambi terlihat menguning pada pagi hari. Kabut asap tampak semakin pekat hingga membuat kualitas udara memburuk dan sempat berada pada kategori berbahaya.

Juru Bicara Pemkot Jambi Saleh Rido mengatakan kondisi langit yang berbeda dari biasanya tersebut terjadi seiring pekatnya kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi.

"Memang kondisi cuaca pagi ini terlihat berbeda dari biasanya, ini merupakan dampak dari kabut asap karhutla. Kota Jambi ikut terimbas kondisi tersebut," kata Saleh kepada detikSumbagsel, Rabu (30/9/2026)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan, berdasarkan pemantauan kualitas udara, ISPU di Kota Jambi berada di atas 200 atau masuk kategori sangat tidak sehat. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi paparan asap.

"Untuk kondisi saat ini, ISPU sudah di atas 200 dan masuk kategori sangat tidak sehat ya. Kami mengimbau masyarakat tetap menggunakan masker, mengurangi aktivitas di luar rumah dan memperbanyak minum air putih," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Pemkot Jambi, lanjut Saleh, juga memastikan layanan bagi masyarakat tetap tersedia. Warga yang membutuhkan bantuan dalam kondisi darurat dapat menghubungi Call Center 112.

"Pemkot siap hadir kapan pun untuk masyarakat. Jika ada yang membutuhkan bantuan, silakan menghubungi Call Center 112," jelasnya.

Terkait buruknya kualitas udara, Pemkot Jambi juga telah mengambil langkah di sektor pendidikan dengan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa TK, PAUD, SD hingga SMP.

Kebijakan tersebut diterapkan sebagai tindak lanjut kondisi kualitas udara yang berada di atas ambang ISPU 200 dan masuk kategori tidak baik bagi pernapasan manusia.

Berdasarkan data IQAir, pada pukul 08.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI⁺ US) di Jambi tercatat 372 dengan kategori Berbahaya. Konsentrasi polutan utama PM2.5 saat itu mencapai 261 µg/m³.

Kemudian sekitar pukul 09.00 WIB, angka AQI⁺ US turun menjadi 291 dengan kategori Sangat Tidak Sehat. Konsentrasi PM2.5 juga turun menjadi 216,8 µg/m³.

"Kami meminta masyarakat tetap menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap yang cukup pekat hari ini. Kurangi aktivitas di luar rumah dan lindungi diri serta keluarga," pungkas Saleh.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads